BREAKING NEWS
 

Laporan BPS: 9,9 Juta Gen Z Tidak Beraktivitas Produktif

Saleh Partaonan Daulay: Banyak Yang Gulung Tikar Saat Pandemi

Reporter : NANA MAULANA
Editor : DAUD FADILLAH
Minggu, 26 Mei 2024 07:40 WIB
Saleh Partaonan Daulay, Anggota Komisi IX DPR. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Versi BPS, hampir 10 juta generasi Z menganggur. Tanggapan Anda?

Ini perlu segera disikapi. Sebab, akan menjadi beban besar jika tidak diantisipasi secara berkala dan berlanjut. Tidak menutup kemungkinan, pengangguran dari waktu-waktu semakin meningkat. Akibatnya, Pemerintah tidak bisa secara langsung menyelesaikannya. 

Pemerintah dinilai tidak mengelola dengan baik bonus demografi, sehingga banyak yang menganggur. Pandangan Anda?

Baca juga : Menkes: Insya Allah Tak Almarhum Di Bawah 70

Jumlah pengangguran yang banyak ini tidak serta merta ada begitu saja. Mungkin ada beberapa faktor yang menjadi penyebabnya. Salah satunya, pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia. Hal itu mengakibatkan problematika di dunia usaha kita. 

Kenapa bisa menyebabkan angka pengangguran yang begitu besar? 

Pertama, saat Covid-19, banyak industri yang harus gulung tikar. Tidak hanya industri besar, tetapi juga berdampak pada industri rumah tangga. Kedua, pendidikan kita terganggu. Ada banyak kegiatan belajar mengajar dihentikan dalam bentuk tatap muka. Lebih banyak virtual. 

Baca juga : Kata Banteng, Itu Bukan Sinyal Pergantian Ketum

Ada penelitian menyebutkan, kualitas belajar mengajar turun karena secara virtual. Berimplikasi pada penurunan kualitas sumber daya manusia generasi Z itu. 

Apa hubungannya dengan angka pengangguran saat ini? 

Katakanlah, kalau generasi Z bisa mengikuti pembelajaran tatap muka, mereka bisa langsung praktek. Misalnya untuk belajar teknik mesin, elektro, menjahit, tata boga dan lain-lain. Belajar langsung akan lebih sempurna dibandingkan belajar melalui  video. Saya rasa, semangat belajar siswa juga lebih tinggi jika secara langsung. Sehingga, mereka punya kemampuan yang cukup untuk bekerja.

Baca juga : Duet Mantra & Mulia Yakin Menang Di Kandang Banteng

Ada penyebab lainnya? 

Banyak pengusaha yang coba menarik modalnya dari Indonesia untuk sementara waktu, saat pandemi Covid-19, sehingga berimbas juga pada dunia usaha. Untuk memulihkan itu, saya rasa tidak mudah. Karena, banyak hal lain yang terkait ketika kita ingin membuka usaha dan investasi. NNM

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Minggu, 26 Mei 2024 dengan judul "Laporan BPS: 9,9 Juta Gen Z Tidak Beraktivitas Produktif, Saleh Partaonan Daulay: Banyak Yang Gulung Tikar Saat Pandemi"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense