RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan stok minyak goreng (migor) tetap tersedia secara nasional dengan harga terjangkau. Salah satu upaya yang ditempuh, yakni memperbanyak penyaluran minyak goreng kemasan Rp 14 ribu per liter. Pedagang pun girang.
Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menerangkan, upaya yang dilakukan itu sekaligus menindaklanjuti perintah Presiden Jokowi agar Kemendag menjamin stabilitas harga minyak goreng dalam negeri, di tengah melonjaknya harga minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/ CPO) di pasar global.
“Kami memastikan stok minyak goreng tetap tersedia dengan harga terjangkau. Masyarakat dapat memperoleh minyak goreng di semua pasar, baik ritel maupun di pasar tradisional,” kata Lutfi melalui pernyataan resminya di Jakarta, kemarin.
Baca juga : Jokowi: Indonesia Kian Terpandang, Warganya Harus Makin Pede, Stop Mental Inlander
Untuk menjamin ketersediaan dan stabilitas harga, Kemendag menyalurkan minyak goreng kemasan sederhana seharga Rp 14 ribu per liter. Program tersebut bakal dilanjutkan di awal tahun ini.
Penyalurannya juga akan diperluas melalui pasar tradisional, dengan tetap melaksanakan operasi pasar.
Sebelumnya, Kemendag sudah menyalurkan minyak goreng kemasan sederhana dengan harga Rp 14 ribu per liter periode Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.
Baca juga : Minta Jajarannya Tangani Kasus Jangan Tunggu Viral, Kapolri Dipuji
Untuk memastikan keberlanjutan ketersediaan minyak goreng kemasan sederhana, Pemerintah akan menggunakan instrumen subsidi yang berasal dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit (KS).
Menurut Lutfi, Pemerintah akan menggunakan dana pengelolaan BPDPKS untuk kebutuhan pangan, khususnya menstabilkan harga minyak goreng.
Kemendag juga sudah melakukan koordinasi dengan produsen dan distributor serta Pemerintah Daerah untuk memastikan ketersediaan minyak goreng di pasar tradisional, sehingga tidak terjadi kelangkaan.
Baca juga : Selain Meriksa, KPK Sekalian Perpanjang Masa Penahanan Azis Syamsuddin
“Kami meminta Pemerintah Daerah, khususnya dinas yang membidangi perdagangan melakukan operasi pasar minyak goreng di wilayah masing-masing. Agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luas,” pinta Lutfi.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.