Sebelumnya
Jaga Daya beli
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan paket kebijakan bakal digelontorkan untuk melindungi daya beli dan menjaga stabilisasi ekonomi.
Pemerintah bakal mengucurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk 18,8 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebesar Rp 200 ribu per bulan untuk November dan Desember 2023.
“Ada juga tambahan bantuan 10 kilogram beras kepada 21,3 juta KPM untuk Desember 2023 dan pemberian PPNDTP(Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah) untuk pembelian rumah harga di bawah Rp 5 miliar,” ujar Sri Mulyani di Jakarta, Rabu (8/11).
Baca juga : ASEAN Geber Kendaraan Listrik
Wanita yang akrab dipanggil Ani itu melanjutkan, Pemerintah juga memberikan insentif perumahan berupa bantuan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), yakni tanggungan biaya administrasi Pemerintah Rp 4 juta per rumah sederhana, serta tambahan program Rumah Sejahtera Terpadu untuk perbaikan rumah masyarakat miskin sebesar Rp 20 juta per rumah.
“Dengan paket kebijakan tersebut bakal ada dorongan positif terhadap perekonomian nasional di akhir tahun,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Tauhid Ahmad mengingatkan, pertumbuhan ekonomi di bawah 5 persen pada triwulan III-2023 merupakan alarm perlambatan ekonomi yang tidak boleh diabaikan.
Karenanya, kinerja ekonomi di akhir tahun perlu mendapat perhatian serius seiring momentum dimulainya kontestasi politik Pemilu 2024.
Baca juga : Jaga Pertumbuhan Ekonomi, Pemerintah Percepat Penyaluran KUR
Tauhid menyebut, ada beberapa prioritas yang harus dilakukan Pemerintah untuk menjaga pertumbuhan ekonomi agar tidak semakin anjlok di akhir tahun.
“Paling penting yang harus dilakukan adalah mempertahankan daya beli masyarakat dengan memanfaatkan momentum Natal 2023 dan libur Tahun Baru 2024. Pastikan juga tidak ada kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sampai pergantian tahun,” kata Tauhid kepada Rakyat Merdeka, Sabtu (11/11).
Selain itu, lanjut Tauhid, penyaluran bantuan sosial (bansos) yang sedang dilakukan Pemerintah harus dipastikan bisa menambah belanja sosial untuk 10 persen masyarakat terbawah.
Selain itu, belanja Pemilu perlu dioptimalkan untuk mendorong konsumsi masyarakat agar meningkat.
Baca juga : Kementan Dorong Petani Milenial Malang Genjot Program CSR
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Minggu 12/11/2023 dengan judul Atasi Perlambatan Ekonomi, Pemerintah Siapin Paket Genjot Daya Beli Rakyat
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.