Sebelumnya
Kemarin, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, penghentian penerbangan masih dalam tahap sosialisasi. Baru hari ini, ketentuan berlaku penuh.
“Mulai besok, Sabtu (25/4) pukul 00.00 local time, rute-rute penerbangan domestik Garuda Indonesia yang terhubung dengan wilayah berstatus PSBB dan zona merah penyebaran Covid-19, untuk sementara waktu tidak beroperasi,” ujar Irfan dalam keterangan resminya, Jumat (24/4).
Menurutnya, Garuda masih akan melayani penerbangan ke rute-rute penerbangan yang dikecualikan dalam peraturan ini. Termasuk, rute penerbangan domestik dan rute internasional, yang tak terhubung langsung dengan wilayah yang berstatus PSBB maupun wilayah zona merah penyebaran Covid-19.
Baca juga : Dukung Kebijakan Larang Mudik, LaNyalla Ingatkan Bansos Jangan Lupa Turun
Setali tiga uang, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni juga tidak menjual tiket selama periode 24 April - 8 Juni 2020.
“Sementara waktu, kami akan mempersiapkan seluruh kapal penumpang untuk mengangkut muatan logistik. Manajemen akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk mengatur pola trayek, agar dapat berjalan secara maksimal,” jelas Kepala Kesekretariatan Pelni Yahya Kuncoro.
Dijelaskan, sekitar 50 persen kapal penumpang Pelni memiliki ruang yang dapat dimaksimalkan untuk mengangkut muatan kontainer. Bahkan beberapa kapal mampu mengangkut kendaraan.
Baca juga : Mendagri: Pemerintah Tidak Ambil Kebijakan Grusa-grusu
Menanggapi ini, Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan MTI (Masyarakat Transportasi Indonesia) Pusat Djoko Setijowarno bilang, demi keselamatan dan kesehatan warga, pemerintah harus bertindak tegas, alias mengenakan sanksi hukum bagi warga yang tetap mudik tahun ini.
“Jika aturan ketat itu bisa menahan laju pemudik yang belum mudik, pemerintah harus menyiapkan kompensasi,” kata Djoko, melalui pesan singkat.
Ia mencontohkan, bila selama ini ada anggaran mudik gratis untuk pekerja sektor informal, anggaran tersebut bisa dialokasikan untuk pengadaan sembako, untuk membantu masyarakat peserta mudik gratis yang tidak bisa pulang. [IMA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.