BREAKING NEWS
 

Vaksin Covid-19 Segera Hadir, Rupiah Diramal Ngacir

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Rabu, 11 November 2020 10:18 WIB

RM.id  Rakyat Merdeka - Sempat terus menguat, nilai tukar rupiah dibuka melemah tipis sebesar 0,07 persen di level Rp 14.040 per dolar Amerika Serikat (AS), Rabu (11/11).

Indeks dolar AS pada hari ini juga mengalami pelemahan terhadap sejumlah mata uang utama, sebesar 0,08 persen di kisaran 92,749.

Nilai tukar rupiah terhadap euro melemah 0,10 persen ke level Rp 16.596, terhadap dolar Australia juga melemah 0,17 persen ke level Rp 10.232, dan terhadap yuan China juga minus 0,33 persen ke level Rp 2.130.

Baca juga : Dylan Sada, Wafat Di Kamar Mandi

Meski begitu, Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim meyakini, rupiah masih akan melanjutkan tren positifnya hari ini, seiring dolar AS yang cenderung masih terkoreksi.

Adsense

Ibrahim meramal, di awal perdagangan kali ini, rupiah dibuka fluktuatif, setelah ditutup menguat pada perdagangan sebelumnya. “Namun, rupiah akan melanjutkan tren positifnya pada hari ini, dengan perkiraan ditutup menguat sebesar 5 hingga 30 poin di level Rp 14.027 hingga Rp 14.080 per dolar AS,” jelas Ibrahim dalam keterangan resminya, Rabu (11/11).

Menurutnya, penguatan rupiah didukung oleh prospek kehadiran vaksin Covid-19, yang dapat tersedia dalam waktu dekat. Hal ini dinilai dapat meningkatkan optimisme atas pemulihan ekonomi global.

Baca juga : Efek Biden Belum Habis, Rupiah Dibuka Makin Perkasa

Untuk diketahui, pada Senin (9/11), Pfizer Inc mengatakan bahwa kandidat vaksinnya, yang kini sedang dikembangkan dalam bentuk kemitraan dengan BioNTech Jerman, memiliki efektivitas pencegahan Covid-19, hingga lebih dari 90 persen.

Klaim tersebut didasarkan pada data 94 orang pertama yang terinfeksi virus, dalam uji klinis skala besar Pfizer.

Rupiah juga masih akan menghadapi sentimen negatif, yang antara lain datang dari proses peralihan kekuasaan dari Presiden Donald Trump kepada calon penggantinya Joe Biden.

Baca juga : PSI, Reaksinya Gimana Ya

Ibrahim menilai, suksesi itu belum sepenuhnya mulus, karena Trump belum mengakui kemenangan Joe Biden dalam Pilpres AS. [DWI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense