BREAKING NEWS
 

Meski Serangan Teror Turun, BNPT Di-warning Nih

Wapres: Jangan Lengah!

Reporter : FAJAR EL PRADIANTO
Editor : ACHMAD ALI FUTHUHIN
Sabtu, 29 Juli 2023 07:30 WIB
Wakil Presiden Ma’ruf Amin memberikan keterangan usai menghadiri acara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-13 Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), di Jakarta, Jumat (28/7/2023). (Foto: Antara)

 Sebelumnya 
Selain itu, laporan Global Terrorism Index 2024 juga menempatkan Indonesia pa­da peringkat ke-24 dari daftar negara paling terdampak terorisme atau kategori terdampak sedang.

Adsense

“Penurunan kasus terorisme di Indonesia, bisa menjadi suntikan motivasi yang kuat bagi BNPT agar tetap giat bekerja bagi negeri ini,” kata Ma’ruf.

Di tempat yang sama Kepala BNPT Rycko Amelza Dahniel siap menjalankan arahan Wa­pres.

Menurutnya semua pihak sepatutnya tidak mudah ber­puas diri. Ia meminta agar tetap waspada terhadap dinamika gerakan terorisme yang muncul di bawah permukaan.

Baca juga : Mitigasi Kasus Al Zaytun, BNPT Dorong NII Masuk Daftar Organisasi Teror

“Dari sel-sel jaringan terorisme yang mulai menyusup ke sendi-sendi kehidupan warga dan bernegara,” imbuhnya.

Posisi Indonesia dalam Global Terrorism Index jauh lebih baik dibandingkan lima tahun ke­belakang. Yakni berada pada kategori terdampak sedang atau medium impacted.

“Posisi Indonesia, kami lapor­kan, dalam Global Terrorism Index semakin baik, dalam kategori medium impacted,” ungkap Rycko.

Selain itu, Rycko mengatakan, kasus serangan teror di Indonesia dalam rentang waktu 2018–2023 juga terus menurun. Penurunan ini sangat tajam sampai dengan 89 persen lebih.

Baca juga : Simbolon Bisa Bernapas Lega

“Indeks potensi radikalisme dan indeks risiko terorisme juga terus menurun,” rinci Jenderal Polisi bintang dua ini.

Dia menjelaskan, kelompok terorisme mulai mengubah pendekatannya, yakni dari hard menjadi soft approach dan dari bullet menjadi ballot strategy.

Sel-sel terorisme itu, sambung Rycko, menggunakan jubah agama di permukaan.

Sementara di bawah permu­kaan melakukan gerakan ide­ologi secara sistematis, masif, dan terencana.

Baca juga : Menko Airlangga: Produktivitas Harus Didorong, Bonus Demografi Jangan Sampai Gagal

“Mereka terus melakukan konsolidasi, melakukan rekrut­men, dan penggalangan dana dengan berbagai cara,” ucapnya.

Kemajuan teknologi dan masa pandemi Covid-19, turut mendorong masif-nya radikalisasi se­cara online yang melahirkan self-radicalization dan lone-wolf.

Rycko menyebut remaja, anak-anak, dan perempuan menjadi kelompok rentan ter­kait terorisme. Khusus remaja, berdasarkan hasil penelitian Setara Institute, menunjukkan bahwa tren ideologi kekerasan di kalangan siswa cenderung meningkat.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Sabtu 29/7/2023 dengan judul Meski Serangan Teror Turun, BNPT Di-warning Nih, Wapres: Jangan Lengah!

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense