BREAKING NEWS
 

Minta Waktu Urus Polusi Udara

Luhut: Sabar!

Reporter : BAMBANG TRISMAWAN
Editor : ADITYA NUGROHO
Kamis, 7 September 2023 07:45 WIB
Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: Antara)

 Sebelumnya 
Luhut mengungkapkan salah satu penyebab polisi udara itu berasal dari transportasi. Ia lalu mengungkap hasil pengetesan di lapangan yang menunjukkan 37 persen sepeda motor tidak lulus uji emisi. Jadi, ke depan pemerintah berencana menghitung penghapusan Pertalite sebagai upaya perbaikan kualitas bahan bakar.

“Sekarang lagi dihitung. Kita mau etanol berapa persen, supaya oktannya naik, supaya sulfurnya kurang. Kita akan tetap lihat (harga pertamax green 92) agar rakyat itu nggak terbebani. Itu kuncinya,” tutup Luhut.

Baca juga : Buntut Polusi Udara, Presiden Pake Masker Lagi

Sehari sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta menerbitkan Instruksi Sekda DKI Jakarta Nomor 66 Tahun 2023 tentang Upaya Percepatan Penurunan Tingkat Pencemaran Udara. Aturan itu diteken pada 4 September 2023.

Dalam Instruksi tersebut, Sekda DKI Jakarta Joko Agus Setyono antara lain meminta warga agar gemar berjalan kaki sebagai upaya untuk menekan polusi udara.

Baca juga : Menkes Siapkan Jurus Melawan Polusi Udara

Joko meminta seluruh wali kota hingga lurah di DKI Jakarta melakukan dan mengimbau masyarakat untuk turut serta melakukan upaya percepatan penurunan tingkat pencemaran udara salah satunya dengan berjalan kaki. “Menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta gemar berjalan kaki,” demikian bunyi Instruksi Sekda DKI Jakarta tersebut.

Adsense

Selain itu, Joko juga meminta, mereka mengurangi emisi dengan cara menggunakan transportasi publik, menghemat energi, melakukan uji emisi kendaraan, dan menggunakan bahan bakar ramah lingkungan.

Baca juga : Para Pejabat Rame-rame Batuk

“Melindungi diri dari paparan polutan dengan menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan,” ujarnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense