Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Polusi udara di Jakarta benar-benar sudah mengkhawatirkan. Jika sebelumnya Presiden Jokowi yang batuk-batuk karena polusi udara, kini giliran Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang batuk.
Momen terungkapnya Sri Mul sedang sakit terjadi saat dirinya rapat kerja bersama Komisi XI DPR, kemarin. Seperti biasa, pimpinan sidang mempersilakan Sri Mul menjelaskan paparannya.
Baca juga : Tangani Polusi Udara, Kemenkes Siapkan 740 Faskes Di Jabodetabek
“Untuk mempersingkat waktu, kita persilakan Ibu Menteri untuk menyampaikan asumsi makro. Mudah-mudahan tidak ada perubahan, kita langsung setuju, silakan,” kata Ketua Komisi XI DPR, Kahar Muzakir.
Sayangnya, Sri Mul tak bisa berbicara. Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini pun meminta Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara untuk memaparkan materi yang dibawa.
Baca juga : Kualitas Udara Di Jakarta Membaik Saat Jam Pulang Kantor, Kok Bisa?
“Terima kasih pimpinan, suara saya hilang karena maraton. Jadi kalau diizinkan Pak Wamen yang bicara, terima kasih pak, mohon maaf,” ucap Sri Mul, terbata-bata.
Kahar pun mengizinkan hal tersebut. Usai pemaparan, rapat dilanjutkan dengan tanggapan dari berbagai fraksi.
Baca juga : Atasi Polusi Udara, DPR Minta Pemerintah Belajar Dari China
Entah lupa, atau memang perlu berbicara, Kahar kembali meminta Sri Mul memberikan jawaban atas tanggapan dari sejumlah fraksi yang telah mengeluarkan unek-uneknya.
Lagi-lagi, Sri Mul menolaknya. Ia benar-benar tak bisa jika harus berbicara panjang lebar. Ternyata, polusi udara menjadi biang keladinya. “Suara saya masih belum pak. Ingin bicara tapi nggak bisa, yes ISPA,” tuturnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya