BREAKING NEWS
 

Luhut Minta Paman Sam Jangan Kucilkan Nikel RI

Reporter : FAJAR EL PRADIANTO
Editor : ACHMAD ALI FUTHUHIN
Senin, 11 September 2023 07:30 WIB
Men­teri Koordinator (Menko) Bi­dang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat pembukaan Indonesia Sustainability Forum (ISF) 2023 di Jakarta, kemarin. (Foto: Tangkapan Layar)

 Sebelumnya 
Dalam UU IRA, ada pedoman kredit pajak bagi produsen baterai dan kendaraan listrik yang mencakup 370 miliar dolar AS dalam subsidi untuk teknologi energi bersih.

Namun, baterai yang mengandung komponen sumber Indone­sia dinilai tidak memenuhi syarat untuk subsidi tersebut.

Aturan tersebut juga ber­tujuan untuk menghilangkan ketergantungan AS pada China dalam pengembangan rantai pasokan baterai kendaraan listriknya.

Indonesia dinilai tidak memenuhi syarat masuk kredit pa­jak IRA karena belum memiliki perjanjian perdagangan bebas dengan AS.

Baca juga : Anies Tunjukin Muka Tidak Cemas

Hal ini yang seolah membuat produk Indonesia nampak di­kucilkan Amerika Serikat.

Tak hanya Indonesia, be­berapa negara di kawasan Asia Tenggara (ASEAN) juga sepakat untuk melobi AS. Mereka ingin masuk ke dalam kriteria penerima kebijakan IRA.

Luhut berpandangan, sebetul­nya ekspor produk nikel Indone­sia ke AS sangat menguntungkan bagi kedua belah pihak.

Bagi Amerika, akan mendapatkan produk murah dalam mengembangkan berbagai produk kendaraan listrik.

Baca juga : Intip Kesiapan Timnas, Jelang Laga Kualifikasi Piala Asia U-23

Sementara bagi Indonesia, sudah pasti ada nilai keuntungan secara ekonomi. Produk nikel nasional akan mendapatkan pasar yang semakin luas.

“Pada dasarnya nikel ini menguntungkan keduanya. Bila Amerika tidak mengizinkan mengekspor sebagian material kita ini, mereka juga mendapat masalah lho. Misalnya, untuk pekerjaan produksi EV (Electric Vehicle) biayanya akan dua kali lipat,” ungkap Luhut.

Sebelumnya, Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rosan Roeslani mengatakan, Pemerintah terus melakukan negosiasi dengan pihak AS.

Pria yang sebelumnya menja­bat sebagai Duta Besar RI untuk Amerika Serikat Rosan menu­turkan, upaya yang dilakukan Indonesia. Antara lain dengan mengajukan mineral kritis, ter­masuk nikel, masuk ke perjanjian dagang Indo-Pacific Economic Framework (IPEF).

Baca juga : Cegah Intoleransi, Perempuan Sangat Krusial Tentukan Pola Pikir Keluarga

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Senin 11/9/2023 dengan judul Luhut Minta Paman Sam Jangan Kucilkan Nikel RI

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense