Sebelumnya
Dengan adanya layanan internet Starlink, telemedicine bisa dilakukan dari dokter spesialis di perkotaan, ke pulau-pulau terpencil. Sebab, saat ini dokter spesialis yang berkualitas hanya terpusat di kota besar, seperti Bali.
“Dengan adanya internet ini bisa dilakukan telemedicine, sehingga pasien diabetes atau yang kena ginjal atau penyakit dalam lainnya yang harus diterbangkan untuk dirawat, nanti bisa mendapatkan konsultasi dokter yang baik dari jauh,” paparnya.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali I Nyoman Gede Anom bersyukur wilayahnya kini menjadi tempat uji coba dan peresmian Starlink.
Baca juga : Pertamina Sukses Serap Produk UMKM Terbanyak
Sejumlah daerah seperti Pulau Nusa Penida, Nusa Lembongan kemudian Puskesmas di daerah pedalaman Bali seperti Kintamani, Petang, Sukasada menjadi target pemasangan Starlink.
Sebagai langkah awal, setelah launching Dinas Kesehatan akan melakukan pendataan Puskesmas dan Puskesmas Pembantu yang membutuhkan Starlink.
“Kami akan lakukan pendataan awal, jumlah Puskesmas ada sekitar 509 Puskesmas Pembantu dan 120 Puskesmas. Kami akan data terlebih dahulu. Harapan kami, semua yang membutuhkan bisa dibantu,” ujar Anom.
Baca juga : Kadin Optimistis Tercipta Dua Juta Lapangan Kerja
Chief Digital Transformation Office (DTO) Kemenkes Setiaji menambahkan, adanya Starlink juga akan memudahkan kerja sektor kesehatan. Terutama, soal digitalisasi data kesehatan seluruh masyarakat. Digitalisasi data dipercaya mampu membantu meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Banyak hal yang sudah kami persiapkan dalam penguatan Puskesmas agar memiliki akses internet,” kata Setiaji.
Dia mengatakan, kemampuan Starlink ini akan dilihat lagi, apakah sesuai dengan geografis Indonesia sebagai negara kepulauan. Yang terpenting bagi sektor kesehatan adalah kestabilan yang menjangkau di seluruh pelosok.
Baca juga : Jakarta Dihuni 3 Juta Penduduk “Siluman”
“Kami ingin ketika hujan, awan, dan lain-lain tetap stabil. Termasuk dipastikan berapa kapasitas yang dibutuhkan di Puskesmas. Apakah cukup dengan yang standar atau perlu high speed,” kata Setiaji. JAR
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 7, edisi Senin, 20 Mei 2024 dengan judul "Bakal Terkoneksi Layanan Starlink, 10 Ribu Puskesmas Terakses Internet"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.