RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi terus keliling memantau kesiapan angkutan Natal dan Tahun Baru. Kali ini, BKS-sapaan akrab Budi Karya datang ke Pelabuhan Kali Adem, Muara Angke, Jakarta Utara, Selasa (24/12).
Turut mendampingi Dirjen Perhubungan Laut Agus H. Purnomo dan Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo. BKS-sapaan akrab Budi Karya mengaku, akan meningkatkan kewaspadaan dan keselamatan kepada para penumpang di pelabuhan.
Pengawasan pertama dilakukan terhadap penyelundupan narkoba selama periode Natal dan Tahun Baru. Ini karena banyaknya pemudik yang menggunakan moda transportasi laut rentan dimanfaatkan pihak tertentu untuk menyelundupkan narkotika.
Menhub mengaku upaya tegas juga akan dilakukan pada anak buahnya yang melakukan kesalahan apabila narkoba masuk melalui jalur laut. "Awas, sekali ada narkoba kami sikat," katanya.
Baca juga : Libur Nataru, Toyota Siapkan 309 Titik Pelayanan
Selain narkoba, Menhub juga mengingatkan keselamatan transportasi laut menjadi fokus. Salah satu caranya dengan bekerja sama dengan Ikatan Alumni Institut Teknologi Sepuluh November membagikan jaket keselamatan (life jacket) kepada operator kapal.
Menhub secara langsung menyerahkan 1.400 life jacket kepada para operator dan nelayan pelayaran rakyat di Pelabuhan Kali Adem Muara Angke. Life jacket tersebut terdiri dari 800 ukuran dewasa dan 600 ukuran anak-anak.
Menurutnya, pemberian life jacket ini merupakan bagian dari upaya mengkampanyekan keselamatan pelayaran yang merupakan kebutuhan mutlak yang harus dipenuhi dalam bertransportasi. "Oleh karena itu, upaya tersebut harus diperhatikan, ditindaklanjuti, dan diaplikasikan seperti pemberian life jacket yang dilakukan IKA ITS dan BTKP (Badan Teknologi Keselamatan Pelayaran) Ini wujud nyata bentuk kepedulian terhadap keselamatan," jelasnya.
Menhub menilai, dipilihnya pelabuhan Kali Adem karena saat musim liburan dipadati wisatawan yang ingin berlibur ke Kepulauan Seribu. Makanya peningkatan keselamatan jadi pembenahan kementerian trasnportasi.
Baca juga : Menhub Pastikan Keamanan Pelayanan Kereta Api
"Sangat tepat karena di jantung Ibukota, yang menggunakan banyak sekali," jelasnya.
Apalagi sebelumnya sempat terjadi terbakarnya kapal Zahro Expres di perairan Teluk Jakarta. Insiden terjadi saat kapal membawa penumpang dari Pelabuhan Kali Adem menuju Pulau Tidung. Kebakaran menewaskan 23 orang.
"Di Pelabuhan Kali Adem terutama peak season harus lebih ditingkatkan pengawasannya. Untuk menjamin terselenggaranya pelayaran yang aman, selamat, tertib dan nyaman," ucapnya.
Kepala Badan Teknologi Keselamatan Pelayaran (BTKP) Gigih Retnowati menjelaskan, jaket keselamatan yang diberikan berjumlah 1.400 buah dengan komposisi ukuran untuk orang dewasa 800 buah dan anak-anak 600 buah.
Baca juga : AP II Siapkan 10.000 Personil di 16 Bandara
"Life jacket (jaket keselamatan) telah mendapat approval (persetujuan) BTKP dan hampir 100 persen produksi dalam negeri," katanya. [KPJ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.