Sebelumnya
Dalam kegiatan tersebut, Zulhas juga menyerahkan teknologi Lahsamor, inovasi pengolah sampah organik hasil riset BRIN, kepada perwakilan masyarakat.
Teknologi tersebut mampu mengolah sampah organik menjadi kompos langsung dari sumbernya, sehingga dapat mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA.
“Teknologi harus hadir menjawab persoalan masyarakat. Kalau sampah bisa diselesaikan sebagian dari rumah dan lingkungan kita sendiri, beban TPA akan jauh berkurang,” ucapnya.
Baca juga : Menko Polkam: Perang Lawan Narkotika Tugas Dunia-Akhirat
Usai apel, Zulhas bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan peserta melakukan aksi bersih-bersih di kawasan Sport Jabar Arcamanik.
Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan pengolahan sampah organik melalui budidaya maggot di Kelurahan Sukamiskin sebagai contoh ekonomi sirkular berbasis masyarakat.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan Pemprov akan mendukung langkah Pemerintah Pusat dengan menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang larangan membuang sampah sembarangan.
Baca juga : Yakin Swasembada Tercapai, Gerindra Dukung Pemerintah Perkuat Cadangan Energi
Melalui aturan tersebut, masyarakat yang kedapatan membuang sampah sembarangan akan dikenakan sanksi berupa denda maupun hukuman sesuai ketentuan yang berlaku.
“Nanti saya buat Pergub larangan buang sampah sembarangan. Bagi yang buang sampah sembarangan dikenakan denda atau hukuman,” kata Dedi.
Dia optimistis, kondisi kebersihan Jawa Barat akan terus membaik seiring pengelolaan sampah organik yang mulai dikembangkan menjadi pupuk bernilai ekonomi.
Baca juga : Bersejarah, Bobby Nasution Ngantor Di Kepulauan Nias
“Sampah organik akan berubah menjadi produktivitas pangan yaitu melahirkan pupuk organik,” pungkasnya. KPJ
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 3, edisi Minggu, 26 Juli 2026 dengan judul "Zulhas Di Apel Siaga Jabar Berseka Pilah Sampah Dari Rumah, Jangan Tunggu Jadi Bencana"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.