BREAKING NEWS
 

Cegah Kluster Baru

Kapolda Antisipasi Sahur On The Road

Reporter : FAJAR EL PRADIANTO
Editor : ACHMAD ALI FUTHUHIN
Senin, 22 Maret 2021 06:14 WIB
Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran (Foto: Net)

RM.id  Rakyat Merdeka - Bulan Ramadan segera tiba. Ada tantangan dan persoalan yang mesti dihadapi polisi. Sahur on the road (SOTR). Kegiatan yang menimbulkan kerumunan ini, berpotensi menularkan virus Corona.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran memastikan akan mengantisipasi kegiatan tersebut. Fadil meminta jajarannya untuk bersiap mencegahnya. “Ini perlu pembahasan bersama, agar bisa kita antisipasi bersama,” ujarnya di Mapolda Metro Jaya.

Eks Kapolda Jawa Timur ini juga mengingatkan anak buahnya untuk segera melakukan kajian dan membuat kebijakan yang komprehensif, agar bisa mencegah kegiatan tersebut. “Jangan membuat kebijakan yang kaget-kagetan,” tegasnya.

Baca juga : Jelang Tahun Ajaran Baru, Usia Anak Menjadi Polemik Tahunan

Kalau perlu, lanjut Fadil, jajaran Polda Metro Jaya melakukan praktik transisi mulai bulan ini. Aparat korps baju cokelat bisa melakukan kontrol dengan melakukan patroli di Ibu Kota mulai pukul 00.00 sampai jam 05.00, jam sahur on the road biasa digelar.

Dia mengingatkan para personel korps baju cokelat Ibu Kota untuk berpikir cerdas dan antisipatif terhadap kegiatankegiatan selama Ramadhan, agar tidak menjadi klaster penularan Covid-19. “Tidak ada lagi yang sifatnya dadakan. Harus bisa prediksi ancaman yang akan datang,” tutur jenderal polisi bintang dua itu.

Adsense

Fadil mengingatkan, pencegahan sahur on the road itu akan jadi tolak ukur keberhasilan di bulan Ramadan. Dia juga mengapresiasi berbagai upaya serta sinergi yang dilakukan banyak pihak dalam mencegah penularan virus.

Baca juga : Jadi Klaster, Pedagang Pasar Karombasan Disuntik Vaksin Covid-19

Beragam kegiatan sudah dilakukan kepolisian dalam upaya menyukseskan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala Mikro. Salah satunya, membuat Posko Kampung Tangguh, dengan menerapkan 3T, yakni testing, tracing dan treatment. Cara ini dianggap efektif memutus mata rantai Covid-19. “Dari masyarakat, oleh masyarakat, untuk masyarakat, didukung pemerintah,” imbuh Kapolres Metro Jakarta Barat pada 2013 ini.

Kerja sama antara kepolisian dan masyarakat untuk mencegah penularan akan terus berlanjut selama bulan Ramadan. “Mudah-mudahan ikhtiar ini bisa membuahkan hasil,” harapnya.

Di tempat terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, polisi bakal berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk mencegah penyelenggaraan sahur on the road saat Ramadan tahun ini.

Baca juga : 2 Bulan Operasi Karhutla, Polda Riau Tahan 5 Tersangka

“Soalnya, kebijakan larangan sahur on the road bukan ada di kami. Itu kewenangan pemerintah daerah,” ujarnya.

Kepolisian hanya membantu. Salah satunya, dengan melakukan upaya preventif atau pencegahan dengan sosialisasi.

Yusri pun berharap, Pemprov DKI segera mengeluarkan edaran terkait larangan kegiatan sahur on the road selama pandemi ini. “Yang kami tahu setiap tahun pemerintah daerah sepertinya melarang kegiatan itu,” tandasnya.  [JAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense