BREAKING NEWS
 

Blokir Dua Lembaga Keuangan Rusia

AS Ngebet Miskinkan Kolega Vladimir Putin

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Kamis, 24 Februari 2022 08:10 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin. (Mikhail Klimentyev, Sputnik, Kremlin Pool Photo via AP).

 Sebelumnya 
Sebagai informasi, setelah kemerdekaan Luhansk dan Do­netsk, diakui Putin, Rusia akan bisa bergerak lebih bebas di sisi timur Ukraina. Termasuk untuk membangun pangkalan militer.

Putin secara resmi mengakui dua wilayah yang memisahkan diri dari Ukraina tersebut seba­gai negara merdeka. Keduanya diakui sebagai Republik Rakyat Luhansk dan Republik Rakyat Donetsk.

Senin itu juga, Putin memerintahkan, Kementerian Pertahanan untuk mengerahkan ten­tara yang dia sebut pasukan penjaga perdamaian ke Luhansk dan Donetsk. Langkah yang bikin Barat ketar-ketir.

Baca juga : Peneliti : Literasi Keuangan Harus Ditingkatkan Untuk Lindungi Konsumen

Orang Kaya Kena Imbas

Kekayaan orang terkaya di Ru­sia menunjukkan penurunan nilai di tengah meningkatnya konflik Rusia dengan Ukraina. Menu­rut Bloomberg Billionaires In­dex, sepertiga kekayaan Gennady Timchenko, yang memimpin daftar miliarder Rusia, menguap sejak 1 Januari lalu.

Timchenko tercatat memi­liki kekayaan mencapai 16 miliar dolar AS, sebagian besar berasal dari saham di produsen gas Rusia Novatek. Nama konglomerat lain yang juga menga­lami nasib yang sama adalah Leonid Mikhelson. Kekayaan tokoh yang juga pemegang saham Novatek ini anjlok 6,2 miliar dolar AS tahun ini.

Baca juga : DPD Belajar Lembaga Keuangan Mikro Ke Jateng

Sementara kekayaan Vagit Alekperov, Presiden Lukoil, turun sekitar 3,5 miliar dolar AS pada periode yang sama ketika saham perusahaan minyaknya merosot hampir 17 persen awal tahun ini.

Bloomberg mencatat, sebanyak 23 miliarder Rusia saat ini memiliki kekayaan bersih 343 miliar dolar AS. Jumlah­nya turun dari 375 miliar dolar AS pada akhir tahun lalu.

Keadaan ini bakal terus mem­buruk sepanjang pekan ini, sete­lah Presiden Putin mengakui dua wilayah separatis Donetsk dan Luhansk di Ukraina Timur seba­gai wilayah yang berdaulat.

Baca juga : Tok! OJK Larang Lembaga Jasa Keuangan Pasarkan Aset Kripto

Langkah tersebut menyebab­kan Jerman menghentikan proyek energi dengan Rusia. Tak lama setelahnya, Inggris juga men­jatuhkan sanksi pada lima bank Rusia beserta tiga konglomerat Rusia, termasuk Timchenko.

Dua nama lain yang masuk ke dalam daftar sanksi Inggris adalah Boris Rotenberg dan keponakannya, Igor Rotenberg, yang sama-sama memperoleh kekayaannya melalui perusa­haan konstruksi pipa gas Stroy­gazmontazh.

Ketiga orang tersebut mendapat sanksi khusus karena dianggap dekat dengan Putin. Timchenko adalah putra seorang perwira militer Soviet yang bertemu dan berteman dengan Putin pada awal 1990-an. Sementara ayah Igor, Arkady, salah satu mantan mi­tra sparring judo Putin. [DAY]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense