BREAKING NEWS
 

Difasilitasi KBRI Seoul, Dihadiri Presiden Ke-5 Megawati

MoU Jeju Air-Pemprov Sulut Diteken

Reporter & Editor :
MUHAMMAD RUSMADI
Jumat, 16 September 2022 17:45 WIB
Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Jeju Air dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara pada Jumat (16/9/2022) di Jeju, Korea Selatan, antara Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey (kiri) dan CEO Jeju Air, E Baek Kim (kanan), disaksikan langsung oleh Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri (ke-2 kanan) dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Korea, Gandi Sulistiyanto (ke-2 kiri). [Foto: KBRI Seoul]

RM.id  Rakyat Merdeka - Nota Kesepahaman Jeju Air dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara ditandatangani oleh Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey dan CEO Jeju Air, E Baek Kim, pada Jumat (16/9/2022) di Jeju, Korea Selatan. Acara ini dihadiri langsung oleh Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri.

Penandatanganan ini, tegas Mega, adalah bukti, bahwa pariwisata Indonesia menarik bagi masyarakat Korsel. “Melalui perjanjian yang bersifat Win Win ini, terbuka pintu kesempatan yang lebih luas untuk kolaborasi antara pelaku industri wisata dan kreatif antara kedua negara,” jelas Kepala Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional ini.

Baca juga : Komisi III DPR Tunggu Surat dari Presiden Terkait Pengganti Lili Pintauli Di KPK

Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Korea, Gandi Sulistiyanto, yang turut menyaksikan acara ini menyampaikan, bahwa konektivitas adalah kunci utama untuk menciptakan kesejahteraan. Konektivitas yang baik, menyebabkan generasi muda yang berdomisili di pulau-pulau terpencil dapat tetap bersekolah dan menerima pendidikan yang baik.

Maskapai penerbangan Jeju Air, tidak hanya memungkinkan masyarakat Korsel untuk mengakses Sulut secara langsung, tetapi masyarakat Sulut, khususnya generasi muda pelaku industri wisata dan kreatif juga bisa mengakses pasar Korsel, termasuk mempelajari Hallyu/Korean Wave.

Baca juga : Mantan Presiden Brazil: Mestinya, Zelensky Ada Di Meja Perundingan Bersama Putin

Sementara Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey menyampaikan, sektor pariwisata merupakan salah satu sektor strategis penyumbang devisa negara. Masyarakat Korea, tegasnya, bukanlah masyarakat yang asing bagi Provinsi Sulawesi Utara. Karena sebelum pandemic, wisatawan Korsel merupakan salah satu wisatawan terbanyak yang berkunjung ke Sulut.

Jarak yang cukup dekat, yaitu sekitar 5 jam durasi terbang antara Jeju ke Manado, lanjut Olly, diharapkan dapat semakin meningkatkan wisatawan yang berkunjung ke Sulut. Di samping itu, disampaikan juga kesamaan budaya dan kuliner yang cukup kental antara masyarakat Sulut dan Korsel, seperti kuliner yang terasa pedas dan asam.

Adsense

Baca juga : Vaksinasi BIN Dihadiri Jokowi, Budi Gunawan: Jadi Penyemangat Kami

Sedangkan CEO Jeju Air, E Baek Kim, dalam sambutannya menekankan, bahwa wisata alam Indonesia, khususnya Provinsi Sulawesi Utara sangat dikenal oleh masyarakat Korsel. Sejauh ini, hanya ada 23 kali penerbangan oleh maskapai Korsel ke Indonesia.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense