Sebelumnya
Pemimpin oposisi Chuck Schumer mengatakan, Trump harus membuang ide membangun tembok perbatasan demi menghentikan shutdown. Trump harus membuat pemerintahan normal lagi.
Baca juga : Bocah Guatemala Tewas Dalam Penahanan Amerika
Penulis Opini Washington Post, Charles Lane menyebut ngambeknya Trump akan berlangsung lama. Dia mengkritik, persoalan imigrasi tidak akan hilang hanya dengan membuat pagar. “Masalah ini diperkirakan berlanjut hingga tahun depan,” katanya.
Baca juga : Doakan Korban Tsunami Dalam Perayaan Natal Kota Seoul
Untuk diketahui, keinginan Trump mendapat dana tembok perbatasan 5 miliar dolar AS tidak mendapat restu dari Partai Demokrat maupun sebagian politisi Partai Republik. Mereka hanya menawarkan 1,3 miliar dolar AS atau sekitar Rp 18,9 triliun. Imbasnya, Trump menolak menandatangani sebagian pengeluaran negara.
Baca juga : Turut Berduka, PM Shinzo Abe Telepon Jokowi
Trump ngotot membangun tembok di perbatasan Amerika-Meksiko untuk mewujudkan salah satu janji kampanyenya. Tembok ini akan mencegah masuknya imigran gelap dan penyelundup narkoba. “Negara tanpa perbatasan bukanlah negara. Terhitung mulai hari ini Amerika Serikat akan mengambil alih kembali perbatasannya,” tegas Trump. [BSH]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.