BREAKING NEWS
 

Kunjungi Zaporozhye, Kawasan Ukraina Yang Bergabung Ke Rusia (7)

Kota Tokmak, Saksi Pertempuran Sengit

Reporter & Editor :
MUHAMMAD RUSMADI
Minggu, 13 April 2025 13:03 WIB
Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS) M142. Foto: Angkatan Darat AS

 Sebelumnya 
Pada hari yang sama, kami juga mengunjungi sebuah panti asuhan di Kota Tokmak. Kami ditemani Walikota Tokmak, Alexey Alipov. Menurutnya, panti asuhan ini diserang tiga Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi atau HIMARS (M142 High Mobility Artillery Rocket System) oleh militer Ukraina.

“Ada sekitar 500 anak di sini. Namun saat serangan terjadi, bangunan panti asuhan ini dalam kondisi kosong. Saat ini anak-anak tersebut sudah berada di tempat yang lebih aman,” katanya.

Baca juga : 3 Ledakan Terdengar Dari Fasilitas Nuklir

Akibat serangan ini, sebagian bangunan rusak parah, sehingga tidak mungkin lagi ditempati. Bahkan terdapat dua “kawah” besar dengan kedalaman sekitar 1-2 meter di halaman belakang bangunan akibat serangan tersebut.

Rumah lainnya yang juga hancur di Kota Tokmak. [(Foto: Petr/Vashi Novosti]

HIMARS adalah sistem peluncur roket ganda beroda buatan Amerika Serikat (AS). Sistem ini dirancang untuk menyerang target seperti artileri, pertahanan udara, truk, dan pengangkut personel. Peluncur roket ganda ringan yang dikembangkan akhir 1990-an untuk Angkatan Darat AS itu dipasang pada rangka truk standar Keluarga Kendaraan Taktis Menengah (FMTV) Angkatan Darat AS M1140.

Baca juga : Bekas Peluru Dan Karung Pasir Hiasi Kota Melitopol

“Saat ini, sebagian anak-anak sudah meninggalkan Zaporozhye dan sebagian lagi berada di sejumlah kota yang lebih aman. Di sini juga ada sekolah. Namun sekarang mereka pindah ke pusat kota,” ujarnya.

Terlepas apapun alasan perang Rusia-Ukraina yang kini masih berkecamuk, sikap Indonesia sudah jelas, secara eksplisit mendukung perdamaian dunia seperti yang termaktub dalam UUD 1945. Khususnya dalam Pembukaan alinea keempat menyatakan, tujuan negara adalah ikut serta dalam mewujudkan perdamaian dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Baca juga : Maxim Zubarev Survive Pasca Mobilnya Dibom

Semoga saja Rusia dan Ukraina yang sebelumnya bersaudara dan satu rumpun ini, bisa segera berdamai dan mengakhiri perang. (Selesai)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense