RM.id Rakyat Merdeka - Malaysia akhirnya mengikuti jejak negara-negara lain yang sudah lebih dulu mengandangkan pesawat Boeing 737 MAX 8, pasca tragedi pesawat Ethiopian Airlines yang menewaskan 157 orang pada Minggu (11/3).
Hal penting yang menjadi pertimbangan utama Otoritas Penerbangan Sipil Malaysia (CAAM) dalam hal ini adalah dua kecelakaan fatal Boeing 737 MAX 8, yang terjadi dalam rentang waktu 5 bulan. Musibah pertama dialami maskapai penerbangan Indonesia, Lion Air, jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat pada 29 Oktober 2018. 189 orang menjadi korban pesawat nahas berjenis Boeing 737 MAX 8, dengan nomor penerbangan JT 610 tujuan Jakarta-Pangkalpinang.
Kemudian pada Minggu (11/3), Ethiopian Air ET-302 jatuh dalam waktu enam menit setelah lepas landas dari Bandara Addis Ababa. Dalam tragedi ini, 159 penumpang pesawat rute Addis Ababa-Nairobi itu dinyatakan tewas.
Baca juga : 10 Negara Ini Sudah Kandangkan Boeing 737 Max 8
"CAAM memutuskan untuk melarang pesawat Boeing 737 MAX 8 beroperasi di wilayah Malaysia. Termasuk, pesawat yang hanya sekadar transit. Pelarangan sementara ini berlaku hingga ada pemberitahuan selanjutnya," ujar Chief Executive CAAM, Ahmad Nizar Zolfakar, seperti dikutip Astro Awani, Selasa (12/3).
Kebijakan tersebut berimplikasi pada empat maskapai yang menggunakan jenis pesawat tersebut. Yakni, China Southern Airlines, Garuda Indonesia, Shandong Airlines, dan Thai Lion Air.
Maskapai penerbangan Malaysia Airlines sebenarnya tengah memesan pesawat jenis 737 MAX untuk tahun 2020. Namun, pemerintah Malaysia meminta maskapai itu untuk meninjau kembali rencana pembelian pesawat tersebut.
Baca juga : Patuhi Kemenhub, Lion Air Kandangin 10 Pesawat Boeing 737 MAX 8
Untuk diketahui, berdasarkan berita yang dilansir AP, sedikitnya 10 negara telah melarang pengoperasian pesawat Boeing 737 MAX 8 untuk sementara waktu. Yakni, Australia, Brazil, Kepulauan Cayman, China, Ethiopia, India, Indonesia, Meksiko, Singapura, dan Korea Selatan. [HES]
Baca juga : Besok Menteri Luhut Dan Menhub Bertemu, Bahas Pesawat Boeing 737 Max 8
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.