BREAKING NEWS
 

Dubes Australia Untuk ASEAN Will Nankervis

Jangan Khawatir, Kami Nggak Bakal Bawa Senjata Nuklir

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Selasa, 21 September 2021 20:13 WIB
Duta Besar Australia untuk ASEAN Will Nankervis (Foto: Twitter)

RM.id  Rakyat Merdeka - Aliansi Australia, Inggris dan Amerika Serikat/ AUKUS baru-baru ini bikin heboh, dengan pengadaan kapal selam bertenaga nuklir untuk berpatroli di kawasan Indo-Pasifik.

Banyak negara di kawasan Asia yang angkat suara, khawatir terjadi persaingan senjata nuklir.

Terkait hal ini, Duta Besar Australia untuk ASEAN Will Nankervis menyatakan, kapal selam yang akan mereka bangun lewat kemitraan dengan Amerika Serikat dan Inggris tidak akan membawa senjata nuklir.

Dalam keterangan resminya pada Selasa (21/9), Dubes Nankervis mengatakan, pembangunan armada kapal selam bertenaga nuklir yang memanfaatkan keahlian AS dan Inggris, sangat penting untuk meningkatkan kemampuan angkatan lautnya.

Baca juga : Kemitraan Keamanan AUKUS Bukan Pakta Pertahanan

“Walaupun bertenaga nuklir, kapal selam ini tidak akan membawa senjata nuklir. Australia tidak sedang, dan tidak akan mencari senjata semacam itu. Kami juga tidak berusaha membangun kemampuan nuklir sipil,” jelasnya.

Nankervis menegaskan, Australia tetap teguh mendukung Perjanjian Non-Proliferasi (NPT).

Australia akan bekerja sama dengan Badan Energi Atom Internasional, untuk memastikan kepatuhan penuh terhadap kewajiban NPT sebagai negara non-senjata nuklir.

Adsense

“Kami tetap berkomitmen.memperkuat kepercayaan internasional terhadap integritas rezim non-proliferasi internasional, dan menegakkan kepemimpinan global di bidang ini,” sambungnya.

Baca juga : Politisi DAP: Jangan Berprasangka Buruk, Oposan Nggak Bakal Terkooptasi

Menyusul pengumuman kemitraan keamanan Australia, Inggris, dan AS pekan lalu, Australia menegaskan dukungannya terhadap sentralitas ASEAN dan pndangan ASEAN tentang Indo-Pasifik yang bertujuan menciptakan kawasan terbuka, inklusif, dan sejahtera.

Bukan Aliansi

Nankervis menekankan, AUKUS bukan aliansi atau pakta pertahanan.

AUKUS adalah upaya Australia, untuk memperkuat kemampuan bekerja sama dengan mitra regional, dalam mendukung stabilitas dan keamanan regional. 

Baca juga : Dubes Australia Penny Williams, Siap Eratkan Hubungan Kedua Nagara

“Perjanjian baru ini tidak mengubah komitmen Australia terhadap ASEAN maupun dukungan berkelanjutan kami untuk arsitektur regional yang dipimpin ASEAN," tuturnya.

Australia berkomitmen terus mendorong kawasan yang damai dan aman dengan ASEAN sebagai pusatnya. Untuk melengkapi dan memperkuat rancangan yang telah ada, yang dipimpin oleh ASEAN.

"Sebagai pihak dalam Perjanjian Zona Bebas Nuklir Pasifik Selatan, Australia memahami pentingnya Perjanjian Zona Bebas Senjata Nuklir Asia Tenggara bagi negara-negara Asia Tenggara. Australia memastikan akan selalu mendukung perjanjian penting ini," kata Nankervis.

Australia juga mendukung semua negara untuk dapat menggunakan hak dan kebebasan mereka sesuai dengan Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS), demi mewujudkan tatanan maritim berbasis aturan. [DAY]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense