BREAKING NEWS
 

Membaca Ulang Al-Qur’an (4)

Struktur Makna Esoterik Al-Qur’an

Minggu, 26 Maret 2023 06:22 WIB
Nasaruddin Umar
Tausiah Politik

RM.id  Rakyat Merdeka - Kita perlu memahami secara mendalam, mengapa Allah SWT memilih kata iqra’ pada saat menurunkan Al-Qur’an pertama kali, ternyata untuk menekankan pentingnya memahami lapisan-lapisan makna batin Al-Qur’an.

Tidak semua bahasa yang ada memiliki kemampuan untuk mewadahi kedalaman makna yang berlapis-lapis. Inilah maksud pernyataan Allah SWT: “Al-Qur’an yang berbahasa Arab” (qur’anan ‘arabiyyan/Q.S. al-Syura/42:7) dan “Al-Qur’an yang bercita-rasa Arab” (lisanan ‘arabiyyan/Q.S. al-Nahl/16:103).

Baca juga : Analisis Makna Isyarah

Lapis-lapis makna batin Al-Qur’an, menurut S.H. Nasr, ada empat tingkatan. Pertama, tingkatan ‘ibarah, yakni pengungkapan makna umum (generical meaning) yang diperuntukkan kepada masyarakat umum.

Makna inilah yang difahami oleh masyarakat, termasuk makna terjemahan Al-Qur’an dari berbagai Bahasa asing, termasuk Bahasa Indonesia. Kedua, tingkat isyarah, yang diperuntukkan kepada kelompok cerdik-pandai (khash).

Baca juga : Antara Al-Qur’an dan Bible

Makna ini baru bisa difahami jika seseorang memahami konteks percakapan (siyaq al-kalam) dan ilmu-ilmu alat Bahasa Arab, seperti ilmu sharaf, nahwu, walagah, mantiq, dan kaedah-kaedah Bahasa Arab (qawa’d al-lugah). Bahkan ada sejumlah ayat yang memerlukan kekuatan penguasaan ilmu Usul Fikih dan kaedah-kaedah khusus pemahaman Al-Qur’an (al-qawa’d al-qur’aniyyah) baru bisa difahami. Contohnya memahami lafadz-lafadz tertentu apakah itu al-lafdh al-‘amatau khash, muthlaq atau mugqayyad atau mutasyabih.

Jelas makna ini sulit difahami dan tentu tidak muncul di dalam terjemahan Al-Qur’an. Orang-orang Arab sang pengguna Bahasa Arab (musta’mil) pun belum tentu bisa menangkap makna isyarah ini.

Baca juga : Al-Qur’an: Membumi Untuk Melangitkan

Ketiga, tingkat lathaif, yang diperuntukkan kepada orang-orang yang sangat khusus (khawash al-khawash), seperti para sahabat Tuhan (al-auliya’). Untuk memahami makna lathaif ini dibutuhkan kecerdasan ekstra apa yang disebut sekarang ini dengan kecerdasan spiritual (divine knowledge). Sungguhpun orang amat mendalam pemahaman Bahasa Arabnya belum tentu bisa menangkap makna batin ini.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense