Tausiah Politik
Sebelumnya
Al-Qur’an mengisyaratkan ada wahyu yang tidak ditujukan kepada Mabi atau kepada manusia melainkan kepada non-nabi dan jenis hewan, sebagaimana diungkapkan dalam ayat: Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: “Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia” (Q.S. Al-Nahl/16:68).
Baca juga : Teomorfisme Al-Quran (1)
Kita bisa terbantu menangkap makna holistik wahyu jika mencari padanannya di dalam bahasa Inggeris. Wahyu dalam bahasa Inggeris secara literal sering diartikan dengan to reveal (menyingkapkan), to show, expose (menunjukkan), to xplosure (memberitahukan), to inform (mengumumkan), to appear (menyatakan), to make known (mengungkapkan), to display (memperlihatkan), to disclosure (memberitahukan), to discover, to open (membuka).
Baca juga : Al-Quran Dan Antropomorfisme
Dengan demikian, wahyu dapat dibayangkan sebagai sesuatu yang tadinya tersembunyi menjadi nyata, sesuatu yang tadinya misteri dan tidak diketahui menjadi diketahui dan difahami, sesuatu yang tadinya gaib menjadi syahadah atau disaksikan. Allahu a’lam.
Baca juga : Membiasakan Istiqamah
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Senin, 29 Juli 2024 dengan judul "Teomorfisme Al-Quran (2)"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.