BREAKING NEWS
 

Strategi Dakwah: Antara Scope Dan Force (1)

Senin, 1 November 2021 06:43 WIB
Nasaruddin Umar
Tausiah Politik

RM.id  Rakyat Merdeka - Berdakwah di dalam era multimedia saat ini tidak gampang. Mungkin dalam sebuah masyarakat kampung dengan keterbatasan jumlah penduduk yang homogen tidak banyak masalah. Yang menjadi masalah ialah kelas menengah masyarakat modern sudah mampu mengakses secara mandiri sumber-sumber informasi yang tersedia di berbagai jenis media. Mau yang moderat atau radikal semua ada di internet.

Baca juga : Kedudukan Atheis Di NKRI (2)

Salah satu problem dakwah sekarang ialah penyerasian antara orientasi syi’ar dan kesemarakan (scope) dan orientasi pendalaman makna (force). Orientasi scope terjadi manakala acuan kesuksesan dakwah diukur dari target kuantitas jamaah. Semakin semarak bahkan semakin gegap gempita massa mengikuti kegiatan dakwah dianggap semakin sukses.

Adsense

Baca juga : Kedudukan Atheis Di NKRI (1)

Sebaliknya, semakin sepi peserta dakwah dianggap semakin tidak berhasil. Agar kegiatan dakwah berhasil maka selain menampilkan dakwah juga dihadirkan kelompok seniman atau public figure yang dapat menyedot massa. Kalau perlu mendatangkan artis-artis ibu kota.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense