BREAKING NEWS
 

Ngeri, 706 Sekolah Di Ibu Kota Kepatil Omicron

Reporter & Editor :
MARULA SARDI
Senin, 14 Februari 2022 06:48 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria

 Sebelumnya 
Retno mengatakan, kebijakan menghentikan PTM dalam waktu satu bulan merupakan langkah yang tepat mengingat kasus Covid-19 transmisi lokal semakin tinggi.

Selain itu, lanjut dia, sebagian besar penemuan kasus Covid-19 tidak hanya di sekolah. Namun, ditemukan juga di kendaraan umum dan fasilitas publik.

Baca juga : Gelar PTM, Sekolah Kudu Ingat Rumus VDJ

“Setidaknya kalau PTM dihentikan sampai Maret 2022, mungkin kasus bisa ditekan,” harapnya.

Retno mengungkapkan, hasil survei KPAI menyebutkan, sebanyak 61 persen orang tua dari peserta didik menyetujui PTM 100 persen. Alasannya, karena learning loss.

Baca juga : Ngeri, Semua Kelurahan Di DKI Kepatil Omicron...

Namun demikian, Retno menekankan, saat ini, yang perlu menjadi prioritas adalah hak hidup dan sehat agar anak terhindar dari Covid-19.

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof Tjandra Yoga Aditama mengingatkan, angka kematian akibat Covid-19 kembali meningkat.

Baca juga : Jangan Remehkan Vaksin, Sudah Terbukti Bisa Ringankan Gejala Omicron

Angka kematian saat ini meningkat 25 kali lipat jika dibandingkan dengan kasus kematian per 6 Januari 2021 dengan kasus kematian harian terendah, yakni 4 kasus. Tjandra menyebutkan, peningkatan kasus kematian ini terjadi di beberapa negara.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense