BREAKING NEWS
 

Disentil Elite Kebon Sirih

Jakpro Belum Setor Deviden Sejak 2019

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : MARULA SARDI
Senin, 23 Januari 2023 07:30 WIB
Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Rasyidi HY. (Foto: Facebook DPRD Provinsi DKI Jakarta).

RM.id  Rakyat Merdeka - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menyentil PT Jakarta Propertindo (Jakpro) yang belum menyetor deviden kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sejak 2019. Padahal, Penyertaan Modal Daerah (PMD) yang dikucurkan kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) itu setiap tahunnya lebih dari Rp 1 triliun.

Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Rasyidi HY meminta Jak­pro melakukan terobosan supaya lebih produktif.

“Jakpro merupakan peru­sahaan besar, tetapi belum memberikan deviden kepada Pemerintah Provinsi DKI,” kata Rasyidi saat rapat kerja di Kantor PT Jakpro, Kamis (19/1) malam.

Rasyidi mengatakan, Jakpro memiliki tujuh anak usaha. Yakni, PT PMJ Land, PT Jakarta Konsultindo, PT LRT Jakarta, PT Jakarta Utilitas Propertindo, PT Jakarta Infrastruktur Proper­tindo, Jakarta Oses Energi dan PT Jakarta Solusi Lestari.

Baca juga : Banteng Kebon Sirih Gelar Vaksin Booster Di Gedung DPRD

“Perusahaan ini terlalu besar, ehingga tidak fokus,” tegasnya.

Karena itu, Rasyidi men­gusulkan Jakpro melaku­kan merger (penggabungan) anak usaha. Apalagi, anak perusahaan sejauh ini merugi dan membebankan Jakpro.

Dia mencontohkan, anak usaha Jakpro yang tugasnya hanya menyewakan rumah, menye­wakan lahan, bisa digabungkan dengan anak usaha yang memi­liki tujuan serupa. Sehingga manajemen BUMD ini lebih efektif dan efisien.

Politisi senior PDI Perjuangan ini berharap, pimpinan baru Jakpro bisa bekerja secara tim, profesional dan bersinergi antaranak perusahaan. Sehingga bisa kembali sehat dan bangkit dari keterpurukan. Dia opti­mistis, dua atau tiga tahun lagi Jakpro baru bisa cuan.

Baca juga : Danone Indonesia Raih Penghargaan Best Company to Work for in Asia 2021

“Sekarang (Jakpro) sebetulnya tidak sehat dari segi keuangan,” tandasnya.

Perbaiki Anak Usaha

Direktur Utama (Dirut) Jakpro Iwan Takwin berjanji segera melakukan perbaikan dan treatment terhadap seluruh anak usaha.

“Kami cari penyakitnya di mana. Kami sembuhkan pe­nyakitnya, baru kami berikan obatnya,” kata Iwan.

Baca juga : Hasil Liga Inggris : Si Merah Babak Belur Di Anfield, Everton Tembus Lima Besar

Salah satu strategi pemulihannya, menurut Iwan, dengan memperkuat sinergi antara induk usaha dan anak-anak usaha. Tahapan pertama, yang dilakukan mulai dari audit-audit kinerja.

“Setelah itu kami mem­beri challenge kepada anak usaha,” katanya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense