Sebelumnya
Pihaknya telah menghitung kapasitas di stasiun dengan volume penumpang terpadat. Misalnya di Stasiun Bogor, Cilebut, Bojong Gede, Depok, Rangkasbitung, Maja, Parung Panjang, Serpong, Bekasi, Cikarang, dan Tambun.
Telah disiapkan sejumlah skema untuk mengantisipasi lonjakan penumpang mulai hari ini. Untuk itu, dia menilai perlu kerja sama antara PT KCI dan pemerintah daerah di masing-masing stasiun.
Sejauh ini, lanjutnya, Pemprov DKI Jakarta menjadi salah satu pemda yang memberikan bantuan kepada PT KCI. Yakni penyediaan 50 bus yang diberangkatkan dari Stasiun Bogor ke beberapa tujuan.
"Wilayah stasiun menjadi tanggung jawab PT KCI. Di luar stasiun pemda tolong bantu jaga supaya tetap tertib dan menerapkan physical distancing,” papar Wiwik.
Baca juga : Penutupan Pasar Tanah Abang Diperpanjang
Dia meminta penumpang mematuhi sejumlah kebijakan. Misalnya, penggunaan masker, mengenakan pakaian lengan panjang, dan mengisi gerbong hanya untuk 74 orang.
“Saat di atas kereta, penumpang harus mengikuti tanda-tanda yang sudah disiapkan operator KRL, baik penumpang berdiri maupun yang duduk,’’ ujarnya.
Baca juga : KAI Optimalkan Satgas Penanganan Virus Corona
Selain itu, lanjutnya, penumpang juga tidak diperkenankan berbicara langsung, termasuk melakukan panggilan via telepon genggam saat berada di atas kereta.
PT KCI akan menambah jumlah petugas keamanan di dalam kereta, untuk mendisiplinkan penumpang. Pihaknya akan menyediakan loket penjualan masker, supaya calon penumpang yang lupa membawa masker tetap bisa mlakukan perjalanan. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.