RM.id Rakyat Merdeka - Penolakan penerapan kembali ganjil genap kian meluas. Berbagai kalangan terus memprotes. Bahkan ada petisi yang menolak kebijakan ini. Pelanggaran pun banyak terjadi.
Makanya sosialisasi diperpanjang hingga Minggu (9/8). Awalnya, sosialisasi direncanakan hanya tiga hari, mulai Senin (3/8) hingga Rabu (5/8). Kemarin, seharusnya pelanggar sudah ditilang. Tetapi diundur sampai Senin, 10 Agustus mendatang.
Baca juga : Warga DKI Protes, Ganjil Genap Kok Diberlakukan
Pantauan Rakyat Merdeka, kemarin pagi, sejumlah petugas tidak menindak para pelanggar aturan ganjil genap. Misalnya, di Jalan S Parman, Jakarta Barat, nampak polisi dibantu petugas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memberhentikan mobil hitam dengan nomor pelat belakang ganjil.
Pengemudi hanya diberi selebaran aturan dan diberitahu secara lisan. Hal sama terlihat di Jalan Gajah Mada dan Jalan Jenderal Ahmad Yani, pengendara mobil berpelat ganjil hanya ditegur oleh Polantas dan Dishub DKI Jakarta.
Baca juga : Rawan Covid, Pasar Jaya Terapkan Ganjil Genap
Di Jalan Gatot Subroto, persimpangan Pancoran, Jakarta Selatan, lumayan banyak mobil berpelat ganjil yang diberhentikan petugas. “Aturan ganjil genap sudah berlaku. Sosialisasi diperpanjang sampai Minggu. Senin kita tindak,” ujar seorang petugas kepada pengemudi mobil SUV bernopol ganjil sembari menunjukkan flyer pemberitahuan.
Seorang pengemudi mengaku belum tahu ada aturan ini. Apalagi dia pun takut tertular virus corona jika menggunakan kendaraan umum ke kantor. “Saya nggak tahu. Masih takut naik kendaraan umum, kan lagi corona. Jadi milih pakai mobil aja berangkat kerja,” aku Agus, di Pancoran, Jakarta Selatan.
Baca juga : Politisi Banteng Minta Jokowi Sentil Menteri
Secara umum, kondisi jalanan yang berlaku ganjil genap tak terlalu ramai. Seperti pantauan di Jalan Sudirman dan Thamrin. Bagitu pula di Jalan DI Panjaitan dan di Jalan Jatinegara menuju Jalan Salemba Raya sisi barat serta di Jalan Salemba Raya sisi timur. Kondisi jalanan relatif sepi.
Di simpang Jalan Paseban Raya sampai simpang Jalan Diponegoro hingga ke Jalan Kramat Raya dan sepanjang Jalan Stasiun Senen menuju Jalan Gunung Sahari pun tak nampak kepadatan. Jalanan didominasi pengendara roda empat.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.