Sebelumnya
Dari pandangan itulah, komisi antirasuah membuat Konsep Pembangunan Budaya Antikorupsi Berbasis Keluarga, dengan berbagai program dan kegiatan. Antara lain, gerakan PAK (Penyuluh Anti Korupsi), API (Agen Pembangun Integritas), dan Paku Integritas (Penguatan Anti Korupsi Untuk Penyelenggara Negara Berintegritas).
Baca juga : Ketua KPK Pengen Santri Jadi Pasukan Perang Badar Lawan Korupsi
KPK juga menerbitkan buku dengan tema "Membangun Gen Aksi dari Keluarga Jujur Keluarga Bahagia", "Panduan Menumbuhkan Kejujuran kepada Anak Sejak Dini", serta "Panduan Pelaksanaan Program Pencegahan Korupsi Berbasis Keluarga".
Baca juga : Dinasti Politik Pintu Masuk Korupsi
Buku-buku ini bisa digunakan sebagai acuan yang dapat diterapkan dalam setiap keluarga untuk membentuk karakter kuat yang menjunjung tinggi integritas, nilai-nilai kejujuran dan kesederhanaan dalam setiap generasi masa depan bangsa yang dilahirkan dalam sebuah keluarga.
Baca juga : Pemerintah Diminta Lindungi Masyarakat Dari Bahaya Bisphenol-A
"Kembali kami Ingatkan, menangkap koruptor adalah tugas KPK dan aparatur penegak hukum lainnya, namun mencegah korupsi sedini mungkin dengan menanamkan pendidikan antikorupsi untuk melindungi masa depan anak-anak generasi penerus bangsa dari pengaruh korupsi dan perilaku koruptif, adalah kewajiban mulia seluruh bangsa dan rakyat Indonesia," tandas Firli. [OKT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.