RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah pada tahun ini kembali menggelar rekrutmen ASN atau aparatur sipil negara untuk CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Adapun Pemerintah pada formasi tahun ini akan lebih fokus merekrut eks tenaga honorer untuk jadi ASN.
Akun @indonesiabaik.id mengungkapkan, jumlah rekrutmen pengadaan ASN tahun 2022 adalah 1.086.128 orang/ formasi jabatan. “Secara total, akan ada sebanyak 1.035.811 formasi PPPK pada seleksi ASN tahun ini,” ungkapnya.
Akun @mharisman mengungkap formasi perekrutan PPPK di tingkat pusat. Yakni, 45 ribu guru, 20 ribu dosen, 3 ribu dokter dan tenaga kesehatan, jabatan teknis lain 25 ribu orang.
Baca juga : PKS Tantang PDIP Umumkan Nama
“Lowongan CPNS 9 ribu hanya untuk sekolah kedinasan. Formasi CPNS umum tidak tersedia,” tuturnya.
Lowongan CPNS kali ini, kata @Awan_ putih15, fokusnya untuk mengangkat tenaga honorer menjadi PPPK atau PNS. Dan juga, kata dia fokus untuk formasi guru dan tenaga kesehatan. “CPNS umum tidak ada sepertinya,” ujarnya.
Akun @miwo0o_ mengaku antusias mendengar dibukanya kembali perekrutan CPNS. Dia mengaku sudah 1,5 tahun nganggur. Tahun 2021, kata dia, dirinya ikut CPNS tapi gagal, belum ada panggilan kerja di sekolah, dan tidak bisa PPPK karena tidak memenuhi persyaratan.
Baca juga : Buka Pintu Darurat, Penumpang Nekat Jalan Di Sayap Pesawat
“Kalau memang rezeki saya nggak jadi guru nggak apa-apa deh, semoga lulus CPNS 2022,” ungkapnya.
Sementara, @yoedy_satya mengkritisi perekrutan CPNS dan PPPK pada tahun ini. Menurutnya, saat ini bukan waktu yang tepat untuk menambah PNS atau PPPK karena kondisi keuangan negara belum pulih.
“Nambah-nambah beban negara saja,” katanya.
Baca juga : Baru PNS Yang Senyumnya Lebar
Akun @WaliAlbanjari mempertanyakan kesiapan APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) untuk menggaji honor CPNS baru tersebut. @kram_rai juga menanyakan kesiapan negara untuk menggaji PNS atau PPPK yang baru.
“Katanya keuangan negara lagi jeblok,” ujar @kram_rai.
Akun @deniverdianto mengungkapkan, saat ini sudah banyak Pemerintah Daerah yang kerepotan membayar gaji PNS/ASN. Apalagi, Menteri Keuangan Sri Mulyani protes anggaran daerah yang habis hanya untuk pembayaran gaji PNS.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.