BREAKING NEWS
 

Kembali Nyerang Ganjar

Bambang Pacul Kumat Lagi

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : ADITYA NUGROHO
Minggu, 17 Juli 2022 07:30 WIB
Kader PDIP yang juga Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. (Foto: ANTARA).

 Sebelumnya 
Mendengar serangan Pacul, Ganjar angkat suara. Dia menjawab santai karena Pilpres bukan tujuan utamanya saat ini. Dia mengaku tidak terlalu memikirkan Pilpres 2024. “Saya tak ngurusi inflasi aja,” tandas Ganjar.

Mantan Wakil Ketua Komisi II DPR itu lebih memilih menangggapi ancaman inflasi dan kenaikan kasus Covid-19 di tingkat nasional. “Yang kedua juga ngegenjot lagi booster-nya agar masyarakat tetap aman di tengah kasus (Covid-19) yang meningkat ini. Itu jauh lebih penting,” sambungnya.

Jadi, semua pihak harus lebih sensitif terhadap berbagai masalah yang dihadapi masyarakat. Caranya, tidak terlalu banyak membicarakan politik terkait Pilpres 2024. “Aku ngurusi inflasi, ngurusi brambang karo lombok (bawang merah dan cabai),” tegas dia.

Baca juga : Digitalisasi Dorong Daya Saing UMKM Papua

Kalau Ganjar kalem, tidak dengan relawannya. Relawan Ganjar Pranowo Mania (GP Mania) tak terima dengan pernyataan Bambang Pacul yang merendahkan jagoannya. Ketua Umum GP Mania, Immanuel Ebenezer menegaskan, akar rumput PDIP di Jateng mayoritas justru mendukung Ganjar.

“Emang siapa Bambang Pacul? Emang raja di Jawa Tengah? Bisa menentukan suara dan pilihan rakyat Jawa Tengah?” sahut Noel, sapaan akrab Immanuel Ebenezer geram.

Noel meyakini, suara Pacul dalam Pemilu hanya ratusan ribu. Sementara suara pemilih Ganjar, jumlahnya jutaan. Ganjar juga terbukti dua kali terpilih jadi Gubernur Jateng. Apalagi, pemilih Ganjar tak hanya dari PDIP. Melainkan masyarakat lain dari beragam parpol dan profesi. Baik yang tergabung dalam kelompok relawan maupun individu.

Baca juga : Tebar Kebaikan di Jumat Berkah, Santri Dukung Ganjar Bagikan 400 Paket Makanan

“Cobalah melek dan bangun tidur. Dengar suara dan keginginan rakyat soal pemimpinnya. Kita jamin juga Ganjar menang di Jateng tanpa didukung Bambang Pacul,” pekik Noel.

Pengamat Politik dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Wasisto Rahardjo menilai, kritikan Bambang Pacul ke Ganjar sebanarnya bertujuan baik. Kata dia, Bambang Pacul ingin mengingatkan semua kader soal AD/ ART partai. “Saya pikir itu bagian dari mekanisme disiplin partai,” tukas Wasisto, kepada Rakyat Merdeka.

Analisis berbeda disampaikan Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin. Dia menilai, serangan berulang Bambang Pacul terhadap Ganjar berkaitan dengan kubu-kubuan di PDIP. Bambang sebagai loyalis Puan Maharani, tentu saja merasa terancam dengan elektabilitas Ganjar yang terus melesat.

Baca juga : Prokes Perjalanan Internasional Bakal Diperketat Lagi

“Ini kekhawatiran kubu Puan terhadap Ganjar. Makanya Ganjar dituding kader yang tak tahu diuntung, biar citranya rusak,” kata Ujang saat dihubungi Rakyat Merdeka, kemarin. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense