BREAKING NEWS
 

Usut Dong Kasus Penimbunan Sembako Dalam Tanah

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : ABDUL SHOMAD
Selasa, 2 Agustus 2022 09:05 WIB
Kondisi barang diduga bansos presiden di Kawasan Kampung Serab, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat (31/7/2022). (ANTARA FOTO).

RM.id  Rakyat Merdeka - Warga geger dengan temuan satu kontainer sembako bantuan presiden (banpres) Jokowi yang ditimbun di Lapangan KSU, Tirtajaya, Sukmajaya, Kota Depok. Sembako yang terdiri atas beras, minyak goreng, tepung terigu, dan telur ini, ditemukan di kedalaman tiga meter.

Akun Twitter @DhukunOnline_ mengunggah foto tumpukan karung beras di dalam tanah dan di sekelilingnya diberi garis polisi. Terlihat juga dalam foto tersebut, dua orang yang sedang membuka terpal besar yang menutupi beras berukuran 20 kg.

“Viral temuan beras bansos membusuk dikubur di Depok,” ujar @DhukunOnline_ dalam caption-nya.

Baca juga : Ditutupin Terpal, Bau Telor Busuk

Tumpukan sembako yang mestinya diberikan kepada warga terdampak pandemi Covid-19 dipendam di dalam tanah, ditemukan pada Jumat (29/7).

Akun @Keniez_Budiman miris meli­hat berkarung-karung sembako dibuang begitu saja. Padahal, 2 tahun lalu adalah masa-masa awal pandemi Covid-19. Banyak rakyat jelata yang kekurangan bahan pangan. “Di mana lagi hatinya,” kata dia.

Menurut @Dedy_wijaya, aksi mengubur sembako sangat kelewatan. Saat pandemi, rakyat sangat membutuhkan sembako. Aksi itu tidak menghargai dan menghina pemberian Presiden Jokowi. “Kalau perlu hukum seberat-beratnya,” tegasnya.

Baca juga : Jaga Kepercayaan Rakyat

“Harus diusut tuntas karena ini berhubungan dengan bantuan terhadap jutaan orang yang butuh pangan saat pandemi,” desak @Glean_Manuputy.

Akun @Bibodah1 heran, sembako se­banyak itu harus dipendam di tanah. Dia meminta orang yang telah memendam sembako tidak mencuri hak orang kecil yang membutuhkan. Perbuatan tersebut dosa besar. “Ayo Polri usut tuntas,” pinta dia.

Adsense

Akun @Monggojamune menilai, aksi memendam sembako untuk membantu orang yang membutuhkan di saat pan­demi Covid-19, sama dengan sabotase program Pemerintah. Para pelaku harus dihukum seberat-beratnya.

Baca juga : Kasus Polisi Tembak Polisi Masih Banyak Tanda Tanya

“Alangkah indahnya dan berpahala sekali bila sembako tersebut dibagikan untuk orang-orang yang tidak mampu. Ironis sekali,” ujar @Yoppi_Bernadi.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense