BREAKING NEWS
 

Usut Dong Kasus Penimbunan Sembako Dalam Tanah

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : ABDUL SHOMAD
Selasa, 2 Agustus 2022 09:05 WIB
Kondisi barang diduga bansos presiden di Kawasan Kampung Serab, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat (31/7/2022). (ANTARA FOTO).

 Sebelumnya 
Akun @Sunaryo menegaskan, pe­musnahan barang yang sudah tidak layak pakai harus ada berita acaranya. “Kesannya sembunyi-sembunyi dan di lahan orang,” kritiknya.

Akun @Ride_to_life menduga, timbu­nan sembako di Depok untuk meleny­apkan barang bukti saat akan ada audit perusahaan penyaluran beras selama masa pandemi Covid-19. Perusahaan takut ketahuan karena bantuan belum disalurkan.

Baca juga : Ditutupin Terpal, Bau Telor Busuk

“Depok cocok menjadi daerah istime­wa selanjutnya setelah Yogya. Segala peristiwa besar selalu berasal dari Depok. Baru-baru ini sembako yang ditimbun juga ada di sana,” kata @rulerul.

Akun @viviyaah menambahkan, semua ada di Depok. Mulai asal mula Covid-19, babi ngepet, resmikan mata uang sendiri, Ahmad Musadeg ngaku nabi, hingga bansos segitu banyaknya ditimbun di tanah. “Depok memang ajaib,” kata dia.

Baca juga : Jaga Kepercayaan Rakyat

Sementara, @Panji_Koming tidak mempermasalahkan puluhan karung sembako yang ditimbun di Depok. Soalnya, sembako-sembako yang ditim­bun adalah sembako rusak.

“Wong rusak kok dimasalahkan. Ya sudah wajar dibuang,” kata dia.

Baca juga : Kasus Polisi Tembak Polisi Masih Banyak Tanda Tanya

Senada dilontarkan @Saltandlight. Kata dia, yang dilakukan PT JNE sudah sesuai prosedur. Sebab, bila barang atau paket tidak diambil pemiliknya dalam waktu sesuai perjanjian, maka perusa­haan berhak memusnahkanya. [TIF]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense