BREAKING NEWS
 

Tiga Kartu Sakti Masuk RAPBN 2020

Janji Kampanye Pilpres 2019 Langsung Ditunaikan Jokowi

Reporter : IRANDI KASMARA
Editor : MUHAMAD FIKY
Rabu, 17 Juli 2019 09:15 WIB

RM.id  Rakyat Merdeka - Tiga kartu yang dijanjikan Jokowi saat kampanye bakal ditunaikan. Namun, tak ada kartu yang bakal menggaji para pengangguran.Setelah resmi terpilih di periode kedua, Presiden Jokowi mulai menyusun kebijakan untuk merealisasikan janjinya. Terutama, ter kait tiga kartu sakti yang membius para pemilih. 

Ketiga kartu tersebut adalah Kartu Pra Kerja, Kartu Sembako Murah dan Kartu Indonesia Pin tar (KIP) kuliah. Untuk Kartu Pra Kerja, pemerintah beren cana menganggarkan Rp 10 triliun. Dana ini tidak dialokasikan untuk menggaji para pengangguran. Tapi digunakan untuk membiayai pelatihan skill para pencari kerja. 

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani di Kantor Presiden, Senin (15/7), mengungkapkan, anggaran ketiga kartu sakti itu sudah di alokasikan dalam rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara (RAPBN) 2020. 

“Kita juga akan mendesain Rp 10,3 triliun un tuk Kartu Pra Kerja yaitu satu juta (penerima) melalui pelatihan digital dan satu juta (penerima) pelatihan reguler,” ungkapnya. 

Baca juga : Menhut Kampanyekan Keberhasilan Jokowi

Saat ini, desain program masih dibahas antar men teri terkait di bawah koordinator Menko Perekonomian. Sedangkan untuk Kartu Indonesia Pintar (KIP) kuliah, pemerintah menyiapkan anggaran Rp 7,6 triliun. 

Dengan anggaran itu, dalam waktu empat tahun mendatang setidaknya 780.000 mahasiswa yang akan menerima KIP kuliah. Sementara, berkaitan dengan kartu sembako mu rah akan meredesain program beras sejahtera (rastra) yang ada saat ini. Dia memastikan jumlah rumah tangga maupun penerima manfaat akan ditingkatkan. 

Adsense

“Untuk Kartu Sembako, jumlah alokasinya diperkirakan mencapai Rp 25,7 triliun, mencapai lebih dari 15,6 juta keluarga penerima manfaat,” kata Sri Mulyani. 

Warganet senang melihat postur APBN 2020. Apalagi, Jokowi bakal memenuhi janji kampanyenya. Menurut @Kanal_inspirasi, tunjangan pengang guran Rp 10 triliun mttenjadi bukti Jokowi bukan asal janji. “Ini sesuai janji kampanye Jokowi.” Kegembiraan serupa dirasakan @m1racleras. Dia semakin yakin kebijakan pemerintah mensejahterakan rakyatnya. “Mantabb. Alokasi tunjangan pengangguran 10 triliun,” pujinya. 

Baca juga : Terjunkan Kiai Kampung Dukung Jokowi-Maruf

Ungkapan kesenangan juga dilontarkan @ Holyadib. Dia merasa, pemerintahan Jokowi sudah membuktikan sangat pro terhadap rakyatnya. @Gazali juga memuji kebijakan Jokowi dalam APBN 2020. Menurutnya, kebijakan ini sangat membantu masyarakat yang sedang membutuhkan pekerjaan. 

“Mantaf memang Pak Jokowi. Nanti rakyat pasti sejahtera karena lulus SMA saja selama belum bekerja dapat tunjangan pengangguran. Mantaf kalau boleh tiga periode,” harapnya. @Aspiyudha menjelaskan, Kartu Pra Kerja adalah salah satu upaya untuk mengentaskan pengangguran. Kartu tersebut bisa membuka peluang pemuda Tanah Air terjun di dunia kerja dan industri. 

“Luar biasa langsung tancap gas, 2 periode Pak @jokowi cari menteri kaya gini,” puji @Paul. “Alhamdulillah, mudah-mudahan teu hoaks dan haoks,” timpal @Kangagus81. @miftahuljaela berusaha meluruskan pemahaman publik. 

Kata dia, Presiden Jokowi sudah menjelaskan, program Kartu Pra Kerja akan memberikan insentif dalam kurun waktu tertentu. “Bukan berarti memberikan gaji secara cuma-cuma bagi masyarakat yang belum berpenghasilan,” jelas Miftah. 

Baca juga : Tiga Kartu Sakti Dongkrak Jokowi

Sementara, @Yulian Muhammad menyarankan, anggaran sebesar itu seharusnya untuk membiayai gaji honorer. Bukan untuk yang belum bekerja. “Yang belum bekerja sudah disiapkan anggarannya. Guru honorer yang sudah jelas-jelas bekerja dilupakan nasibnya,” kata Muhammad. Hal serupa dilontarkan @noonize. Dia menyarankan, anggaran yang besar itu lebih baik untuk menaikkan gaji guru honorer dari pada gaji pengangguran. [REN]
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense