BREAKING NEWS
 

Isak Tangis Warnai Kepulangan Korban TPPO Asal Cianjur Ke Tanah Air

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : SRI NURGANINGSIH
Kamis, 17 Agustus 2023 07:32 WIB
Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia BP2MI Benny Rhamdani saat berbincang dengan korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO), Ida, di kantor BP2MI, Pancoran, Jakarta, Rabu (16/8). (Foto: Dok. BP2MI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani menyambut kepulangan korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang bernama Ida asal Cianjur, Jawa Barat.

Perempuan yang dijadikan pekerja seks komersial (PSK) di Dubai itu tiba di kantor BP2MI, Pancoran, Jakarta, Rabu (16/8) sekira pukul 18.30 WIB.

Kedatangan Ida langsung disambut hangat Benny dan jajarannya. Seketika suasana menjadi hening. Ida tak kuat menahan air matanya lantaran bisa pulang ke Indonesia dengan selamat.

Air mata mengucur dari wajah perempuan yang belakangan diketahui menjadi PSK usai video viral kedua anaknya, yang meminta bantuan Pemerintah untuk memulangkan ibunya dari Dubai.

Baca juga : HR Sang Alang Hardjono Dampingi Anies Ziarah Ke Makam Raja-Raja Mataram

Benny mengaku selang beberapa hari video itu viral, dirinya langsung bertandang ke Cianjur. Menemui kedua anak Ida agar mendapatkan informasi lengkap mengenai kondisi perempuan berusia 41 tahun itu.

"Saya sudah ketemu anak ibu, anak ibu yang perempuan itu cantik," kata Benny sambil menoleh ke arah rombongan Kementerian Luar Negeri yang turut menjemput Ida di Bandara Soekarno Hatta.

Benny mengatakan pelaku yang menjebak Ida hingga akhirnya bisa bekerja di tempat yang tidak pantas telah diamankan kepolisian.

Adsense

"Yang menjanjikan itu Rahmat, dan dia sudah ditahan," ungkap Benny.

Baca juga : Wariskan Semangat Kebudayaan, Pena Mas Ganjar Gelar Pentas Seni Pelajar Di Pati

Lebih lanjut Benny mengatakan, masih ada pelaku yang masuk daftar pencarian orang (DPO) kepolisian.

Benny berharap, penegak hukum bisa menangkap orang yang menyuruh Rahmat tersebut.

"Atas inisial T itu juga dikejar di atasnya siapa, yang memodali Ibu Ida untuk berangkat juga harus menjadi target hukum sebetulnya, untuk diproses hukum dipenjarakan," tegas politisi partai Hanura itu.

Benny meminta kepada seluruh pihak yang berwenang, bersama-sama BP2MI untuk melawan sindikat TPPO maupun pihak-pihak yang bertanggung jawab atas keberangkatan pekerja migran Indonesia (PMI) secara nonprosedural.

Baca juga : Real Madrid Siap Lepas Tchouameni

Ia berharap khususnya kepada penegak hukum, juga mempidanakan bos atau atasan yang mengendalikan tindakan ilegal mengenai pemberangkatan PMI.

"Kita berharap penuh kepada Satgas TPPO, ini kan ketuanya Pak Kapolri, 1,5 bulan bekerja sudah 800 tersangka kemudian sudah 2.500 yang diselamatkan. Ini kerja-kerja yang patut diapresiasi," papar dia.

Di kesempatan sama, Ida mengaku sangat bersyukur bisa pulang ke Tanah Air. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Benny dan seluruh pihak yang membantunya pulang ke Indonesia.

"Alhamdulillah bersyukur banget aku bisa pulang. Bisa ketemu keluarga, terima kasih untuk semuanya yang bisa membantu aku," sebut Ida.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense