RM.id Rakyat Merdeka - Polusi udara di Jakarta pagi ini, Jumat (15/9) kembali memburuk. Dari zona kuning di pagi kemarin, kembali ke zona merah hari ini.
Bahkan, ranking Jakarta di jejeran kota dengan polusi terburuk di dunia kembali masuk urutan 3. Data terbaru ini terakhir diperbaharui oleh situs pemantau kualitas udara IQAir.com, pukul 7 pagi WIB.
Indeks Kualitas Udara (AQI) Jakarta berada di angka 159. Skor AQI di level ini menandakan kualitas udara tidak sehat. Warga disarankan menggunakan masker jika hendak beraktivitas di luar ruangan.
Baca juga : Penguatan Aparat dan Kelembagaan Dukung Desa Maju dan Mandiri
Karena konsentrasi polutan PM2,5 di udara Jakarta saat ini terbilang tinggi. Mencapai 70 µg/m3 atau 14 kali lipat lebih tinggi dari pedoman kualitas udara yang dirilis Badan Kesehatan Dunia (WHO).
Di atas Jakarta, urutan 2 kota dengan polusi terburuk di dunia adalah Lahore, Pakistan (160) dan Dubai, Emirate Arab yang berada di peringkat teratas mencatatkan skor AQI 182.
Selain Jakarta, kota lain di Indonesia yang punya kualitas udara buruk adalah Palembang, Sumatera Selatan. Indeks AQI 246, berada di zona ungu yang berarti sangat tidak sehat.
Baca juga : Polusi Udara Di Jakarta Hari Ini Membaik, Palembang Yang Mengkhawatirkan
Konsentrasi polutan PM2,5 di Palembang jauh lebih tinggi daripada di Jakarta. Yakni mencapai 196 µg/m3. Atau 39,2 kali lebih tinggi dari pada pedoman kualitas udara yang dirilis WHO.
Ditambah lagi polutan NO2 atau Nitrogen Dioksida yang mencapai 4.5 µg/m3. Asal tahu saja, NO2 adalah senyawa kimia beracun, bau menyengat dan merupakan salah satu polutan udara utama.
Dengan AQI setinggi itu, situs IQAir.com merekomendasikan penggunaan respirator gas, bukan lagi sekedar masker medis untuk menghindari masuknya polutan berbahaya ke saluran pernapasan.
Baca juga : Polusi Udara Di Jakarta Pagi Ini Juara 4 Terburuk Di Dunia, Jerusalem Mengerikan
Tetap jaga kesehatan!
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.