BREAKING NEWS
 

Berubah Warna Sejak 16 Mei, Air Danau Kawah Gn Kelimutu Kini Coklat Kehitaman

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Kamis, 23 Mei 2024 15:09 WIB
Danau Kawah 1 (Tiwu Ata Polo) Gunung Kelimutu di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) kini berwarna coklat kehitaman.

RM.id  Rakyat Merdeka - Perubahan warna pada air danau kawah gunung api kembali terjadi. Air Danau Kawah 1 (Tiwu Ata Polo) Gunung Kelimutu yang berada di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaporkan mengalami perubahan warna.

Pada tanggal 16 Mei 2024, air Danau Kawah I Gunung Kelimutu berubah warna, dari hijau kebiruan menjadi hijau. 

Pada 17 Mei 2024, kembali terjadi perubahan warna, dari hijau menjadi hijau tua. 

Baca juga : SIM Keliling Jakarta Sabtu 18 Mei, Cek Di Sini Lokasinya

Lalu pada 22 Mei 2024, terjadi perubahan warna menjadi coklat kehitaman.

 

Adsense


Pusat Vulkanologi, Mitigasi, dan Bencana Geologi (PVMBG) menjelaskan, perubahan warna air danau ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain curah hujan yang tinggi.

Baca juga : BSI Maslahat dan BSI Sediakan 2 Mesin Air Minum Gratis Bagi Pemudik

Bisa juga disebabkan oleh perubahan komposisi air danau akibat pelarutan batuan. Sehingga, warna air kawah berubah warna menjadi kebiruan, kehijauan atau coklat kehitaman.

Namun, faktor-faktor yang memicu proses perubahan warna tersebut belum diketahui secara pasti, apakah karena pengenceran (sebaliknya) perubahan suhu atau pengaruh konveksi naiknya gas dari bawah permukaan.

"Potensi bahaya saat ini berupa erupsi freatik, dengan ancaman bahaya berupa semburan air dan lontaran material di sekitar kawah. Hujan abu dapat terjadi dengan jarak dan intensitas tergantung arah dan kecepatan angin," papar PVMBG via Instagram.

Baca juga : Meningkat Dari Tawakkal Ke Taslim (1)

Terkait hal tersebut, PVMBG mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Kelimutu dan pengunjung /wisatawan, untuk membatasi aktivitas di sekitar area kawah dengan tidak melewati pagar pembatas, tidak mendekati kawah danau, tidak mendekati tembusan gas dan tidak bermalam di dalam kawah untuk menghindari potensi bahaya gas beracun.

Masyarakat Gunung Kelimutu diimbau agar tetap tenang, beraktivitas seperti biasa, dan tidak terpancing isu-isu tentang erupsi G. Kelimutu. Serta tetap mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Kelimutu melalui aplikasi Magma Indonesia yang dapat diunduh di Google Playstore atau melalui website https://magma.esdm.go.id, https:/ /vsi.esdm.go.id dan https://geologi.esdm.go.id.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense