BREAKING NEWS
 

Henry Yosodiningrat Minta Publik Tak Percaya Andi Arief

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Selasa, 21 Januari 2020 19:25 WIB
Henry Yosodiningrat (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum DPP Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat), Henry Yosodiningrat, menyayangkan sikap Andi Arief yang sering membuat kegaduhan melalui pernyataan yang tidak dapat dibuktikan kebenarannya. Henry meminta masyarakat tidak percaya ucapan Andi Arief. Dia pun menuding ucapan Andi Arief sebatas halusinasi.

“Jangan percaya Andi Arief, omongannya ngelantur. Ucapan Andi Arief ini asal njeplak, tendensius. Enggak ada ucapan dia yang bisa dipertanggungjawabkan,” kata Henry, dalam pernyataan, Selasa (21/1). Henry kemudian menyinggung kasus narkoba yang pernah memilit Andi

Baca juga : Yasonna Bilang Harun Masiku Masih Di Luar, Andi Arief Kok Pojokin Hasto?

Henry menduga, Andi Arief sering menumpahkan halusinasinya, bahkan merendahkan kehormatan pihak lain di media sosial hingga menimbulkan kegaduhan dan kebencian. Salah satu contohnya adalah saat Andi Arief menyebut ada tujuh kontainer yang membawa surat suara sudah tercoblos.

Adsense

Pada 11 Desember 2019, Henry pernah melaporkan Andi Arief ke Bareskrim Polri dalam dugaan mencemarkan nama baiknya. Pelaporan ini dilakukan setelah Henry melaporkan Rocky Gerung yang menyebut Presiden Jokowi tidak memahami Pancasila.

Baca juga : ABC President Indonesia Tingkatkan Investasi di Pabrik Karawang

Dari pelaporan ini, Henry telah mendapat Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) terkait Rocky. Namun, laporannya terhadap Andi Arief hingga kini tidak ada perkembangan dari kepolisian. Henry menegaskan, dia akan terus meminta kepolisian menindaklanjuti laporannya terhadap Andi.

“Kenapa laporan untuk Andi Arief belum ada SP2HP? Apakah polisi tidak mau menindaklanjuti? Siapa sih Andi Arief ini, siapa di belakang dia, siapa yang memelihara orang seperti ini?” ucapnya.

Baca juga : Benny Tjokro dan Mantan Dirut Jiwasraya Dititip di Rutan KPK

Menurut Henry, pihak-pihak yang pernah dicemarkan nama baiknya oleh Andi Arief sebaiknya melapor ke kepolisian. “Ketika ucapan seseorang tendensius dan menyerang kehormatan orang lain, itu bisa dituntut pidana. Andi Arief ini harus diberi pencerahan karena ucapan-ucapannya seperti orang sakau. Namanya pecandu, 70 persennya pasti akan kembali jadi pemakai, itu hasil penelitian,” pungkas Henry. [USU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense