BREAKING NEWS
 

Impian Pindah Ibukota, Kandas?

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Kamis, 28 Mei 2020 09:30 WIB
Tjipta Lesmana (kiri) dan Albert Matondang (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Besar kemungkinan, proyek raksasa ini jadi bancakan pengusaha besar dan para koruptor untuk dikorup habis-habisan. Ingat, proyek pengadaan e-KTP. Sekitar 40 persen anggarannya dirampok berbagai pihak, termasuk sejumlah wakil rakyat di Senayan! Maka, saran kita, Presiden Jokowi segera menghentikan rencana memindahkan Ibukota.

Membenahi lebih serius kemacetan, polusi dan banjir di Jakarta, pasti akan akan lebih mudah dan murah ketimbang membangun ibukota baru di Kalimantan.

Baca juga : Impian Insan Bahari Kembali Pupus

Apalagi pengeluaran untuk menangani Covid- 19, amat besar dan belum diketahui kapan berakhir. Menteri Keuangan Sri Mulyani beberapa hari yang lalu mengemukakan, untuk RAPBN 2021 pemerintah tidak mengalokasi dana untuk proyek pindah Ibukota, karena saat ini pemerintah tetap fokus pada penganggaran pemulihan dampak pandemi Covid-19, dan Presiden Jokowi setuju.

Harapan kita, Jokowi tidak lagi terpengaruh oleh bisikan para die-hard yang selalu memberikan “angin surga” kepada Presiden. Proyek ini, sebagaimana diingatkan oleh Prof. Emil Salim, tidak mudah dilaksanakan karena bakal terhalang oleh berbagai rintangan serius.

Baca juga : Putus Karena Jarak

Pada akhirnya, jika proyek pindah ibu kota dihentikan dan Jakarta dibenahi sesuai janji kampanyenya di Pilkada DKI tahun 2012, Jokowi justru akan meninggalkan legacy yang akan dikenang bangsa Indonesia setelah turun dari jabatannya sebagai Presiden RI pada 2024!

Hal itu sekaligus memperjelas kepedulian dan keseriusan Jokowi untuk mengatasi semua aspek dampak buruk pandemi Covid-19. ***

Baca juga : Impor Gula Sudah Dibuka Harga Kenapa Tetap Mahal

Albert Matondang, Pengamat Masalah Perkotaan, pernah bertugas sebagai diplomat di beberapa negara.

Prof. Tjipta Lesmana, anggota Komisi Konstitusi MPR 2004.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense