RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah menginstruksikan akselerasi vaksinasi Covid-19. Hal itu langsung direspon cepat oleh pihak manajemen rumah sakit.
Pihak RSUD Tugurejo Semarang dan RSUP Kariadi segera meningkatkan kuota layanan vaksinasi bagi tenaga kesehatan (nakes) menjadi 300-400 orang per hari.
Baca juga : Jenderal Andika Dan Istri Beri Hadiah Sandi Pulang Ke Kampung Halaman
Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tugurejo Hariyadi Ibnu Junaedi mengatakan, percepatan vaksinasi dilakukan begitu ada perintah dari Gubernur Jawa Tengah.
Ia mengatakan dari 1.290 nakes, hingga Jumat (22/1) sudah 862 nakes yang divaksin Covid-19 buatan Sinovac. “Hingga hari ini yang hadir ada 951 orang, yang divaksin 862 orang, kemudian yang ditunda 89 orang,” ujar Haryadi, melalui sambungan telepon, Jumat (22/1) sore.
Baca juga : Jelang Libur Akhir Tahun, Layanan SIM di Jakarta Hadir di 5 Lokasi
Haryadi yakin dengan kondisi seperti ini bisa menyelesaikan vaksinasi tahap pertama paling lambat hari Rabu (27/1). Dan Kamis (28/1) akan dimulai tahapan penyuntikan vaksinasi kepada mereka yang dua minggu sebelumnya disuntik.
“Untuk tahap pertama, target hari Rabu tanggal 27 (Januari). Kemudian tanggal 28 (Januari) mulai (tahap kedua). Dimulai dari Pak Gubernur dan Forkopimda yang telah divaksin pada tanggal 14 Januari, kemudian nakes yang divaksin di hari itu,” ujarnya.
Baca juga : Israel Serang Rumah Sakit Di Ramallah Palestina
Haryadi mengatakan sebelum akselerasi vaksinasi, dalam satu hari maksimal hanya melayani 45 suntik vaksin. Setelah ada arahan dari gubernur, setiap hari ditargetkan 500 suntik vaksin.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.