Dark/Light Mode

Jenderal Andika Dan Istri Beri Hadiah Sandi Pulang Ke Kampung Halaman

Rabu, 20 Januari 2021 11:09 WIB
KSAD Jenderal Andika Perkasa berbincang dengan salah satu pekerja bangunan di Mabes AD. (Foto: YouTube)
KSAD Jenderal Andika Perkasa berbincang dengan salah satu pekerja bangunan di Mabes AD. (Foto: YouTube)

RM.id  Rakyat Merdeka - Di bawah pimpinan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa, pembangunan sarana dan prasarana Mabes AD terus dibenahi. Tujuannya demi kenyamanan prajurit saat berkantor maupun bertugas.

Selama prosesi peremajaan berlangsung, Andika bersama istri, Hetty Andika Perkasa rajin mengontrol. Keduanya pun tak canggung memberikan perhatian kepada pekerja bangunan. 

Baca Juga : Empat Hari Pasca Banjir, PLN Tuntaskan Pemulihan Listrik Manado

Saat berkeliling melihat pekerja bangunan, putri dan menantu mantan Kepala BIN, Hendropriyono itu bertemu sosok inspiratif bernama Sandi Rihata. Di tengah keterbatasannya, ia tetap berusaha untuk memenuhi kebutuhan hidupnya secara mandiri. 

Andika yang mengetahui terdapat luka di kaki Sandi segera meminta dokter untuk mengobatinya. "Itu kenapa tulang kering? Sudah diobati belum" tanya Andika ke Sandi sembari mengarahkan tangannya ke bagian dengkul Sandi. "Ketindi alat bangunan, Pak," jawab pria berkebutuhan khusus itu. 

Baca Juga : KLHK Bantah Banjir Kalsel Akibat Berkurangnya Lahan DAS Barito

Meski Sandi mengaku telah diobati, tapi Andika meminta dokter untuk mengobatinya. "Biar diobati dulu supaya nggak infeksi," suruh jenderal berbadan atletis itu disambut gerak cepat dokter yang langsung mengobati Sandi. 

Di lokasi sama, Hetty yang ikut Sandi mengatakan tubuh yang sehat akan meningkatkan semangat untuk beraktivitas. "Nanti dua minggu lagi sudah kering lukanya, jadi semangat kerjanya karena sudah tidak perih-perih lagi," ujar Ketua Umum Persit Kartika Chandra itu. 

Baca Juga : Gunung Merapi Muntahkan 3 Kali Awan Panas Guguran, Jarak Luncur Sampai 1.200 Meter

Hetty juga memberikan hadiah kepada Sandi lantaran menginspirasi banyak orang di tengah keterbatasannya. "Hadiah ini merupakan bentuk perhatian dan tanda sayang kepada Sandi Rihata. Semoga dapat memberikan semangat dan membantu memenuhi kebutuhan keluarga saat sampai di kampung halaman nanti," ujar Hetty.

Sandi Rihata sudah cukup lama menjadi pekerja bangunan di Mabesad, Sandi untuk sementara memutuskan istirahat dari pekerjaannya guna bertemu keluarga besarnya di Cirebon. [UMM]