BREAKING NEWS
 

PPA, Dokternya BUMN Disuntik Saham Minoritas 5 Perusahaan

Reporter : IRMA YULIA
Editor : FAZRY
Senin, 3 Mei 2021 05:58 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir dan Direktur Utama PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) Yadi Jaya Ruchandi menunjukkan dokumen usai penandatanganan pengalihan saham minoritas lima perusahaan kepada PPA, Rabu (28/4 - 2021). (Foto : Istimewa)

 Sebelumnya 
Selain itu, inbreng saham mi­noritas pada lima perusahaan ini juga memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui sinergi program Tanggung Jawab So­sial dan Lingkungan (TJSL), yang berfokus pada peningkatan kapasitas dan kegiatan sosial. Khususnya dalam masa pemu­lihan ekonomi nasional.

Menanggapi ini, pengamat ekonomi dari Institute For De­velopment of Economics and Finance (Indef) Abra Talattov menilai, pelepasan saham mi­noritas di lima perusahaan ini sesuai dengan program Kemen­terian BUMN yang ingin merampingkan jumlah BUMN menjadi hanya 41 perusahaan saja.

“Saya lihat, masuknya (kepemilikan saham) lima BUMN ini, bagian dari program perampingan tersebut,” kata Abra kepada Rakyat Merdeka.

Baca juga : Penyidiknya Kena Kasus Suap, KPK Minta Maaf

Hanya saja, imbuh Abra, perlu dilihat lagi urgensinya pemerin­tah melepas kepemilikan saham minoritas dan dialihkan ke PPA. Sebab, ada potensi saham kelima perusahaan justru di lepas ke pub­lik guna mendapatkan dana segar.

“Jadi, harus clear targetnya. Apakah lima perusahaan itu mau disehatkan saat dipegang PPA agar berkontribusi positif buat negara lewat deviden atau mau dijual untuk mendapatkan fresh money,” tanyanya.

Meski demikian, apapun opsi yang akan diambil, secara tidak langsung akan tetap memberikan manfaat bagi PPA. Khususnya, di tengah kinerja perusahaan yang turut tertekan selama pan­demi Covid-19.

Baca juga : Gandeng KPK, Menteri Bintang Cegah Korupsi Kaum Perempuan

Hal ini terlihat dari pencapaian laba berjalan PPA yang tahun lalu hanya sebesar Rp 105 miliar, turun sekitar 67 persen dari tahun 2019 sebesar Rp 327 miliar.

“Saat aset dijual, itu akan menjadi pendapatan buat PPA. Harapannya, PPA bisa melaku­kan revitalisasi lima perusahaan ini dibanding melepas atau menjual sahamnya. Tugas PPA kan menyehatkan BUMN, dia dokternya,” katanya.

Namun, tren saham dari lima perusahaan itu juga tetap harus dikaji agar tidak membebani ke depannya.

Baca juga : DPR Minta Menteri BUMN Dukung PT Pindad Sediakan Bahan Produksi

“Tren sahamnya lagi bagus atau drop. Juga kinerjanya ba­gaimana, apa memang dalam kondisi hancur-hancuran sampai harus melepas aset pemerintah,” pungkasnya. [IMA]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense