RM.id Rakyat Merdeka - Gara-gara isu presiden tiga periode, Fadjroel Rachman jadi sibuk. Kini, dia tidak hanya berperan sebagai juru bicara Presiden Jokowi mengenai kebijakan atau kegiatan yang dilakukan Kepala Negara, tapi juga harus jadi juru bantah.
Isu presiden tiga periode memang sedang panas lagi. Pemantiknya, pekan lalu, mantan Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari bersama beberapa rekannya, mendeklarasikan Sekretariat Nasional Jokowi-Prabowo (Jokpro) 2024 dan mendorong Presiden Jokowi maju kembali di 2024.
Sejak 2019, Jokowi sebenarnya sudah membantah ada niat atau ada minat memperpanjang masa jabatannya. Namun, dengan deklarasi Qodari Cs itu, tetap saja ada pihak yang curiga mengenai kemungkinan adanya skenario Jokowi bisa maju lagi di 2024.
Baca juga : Orang-orang Senayan Tutup Kuping
Melihat hal ini, Fadjroel bergerak cepat. Sebelum Qodari Cs deklarasi, Fadjroel sudah mengeluarkan bantahan lebih dulu lewat pesan tertulis ke media. Bantahan serupa juga dia tulis di akun Twitter @fadjroeL.
Mantan aktivis ini menegaskan, Jokowi memegang teguh Konstitusi Undang-Undang Dasar 1945, yaitu masa jabatan presiden maksimal dua periode. "Mengingatkan kembali, Presiden Joko Widodo tegak lurus Konstitusi UUD 1945 dan setia terhadap Reformasi 1998," kata Fadjroel.
Dia membeberkan, Jokowi sudah dua kali menolak wacana presiden 3 periode. Tepatnya, pada 12 Februari 2019. Saat itu Jokowi mengatakan ada tiga motif dari orang yang menyebarkan isu tersebut, yaitu ingin menampar muka dia, ingin mencari muka, dan ingin menjerumuskan.
Baca juga : Mahfud Bikin Senang Netizen
Lalu, 15 Maret 2021, Kepala Negara kembali menyatakan tidak berniat dan berminat menjadi presiden 3 periode. "Janganlah membuat gaduh baru, kita sekarang fokus pada penanganan pandemi," tulis Fadjroel, mengulangi pernyataan Jokowi, ketika itu.
Aktivitas Fadjroel yang kini lebih dominan sebagai juru bantah dibanding jubir, ikut dikomentari netizen. "Bro jubir, cari-cari kerjaan aja. Dalam UU sudah jelas masa jabatan presiden lima tahun, dan bila menang di periode kedua maka tambah lima tahun," tukas @Abdulkholik1970. "@fadjroeL sang juru bantah sibuk dengan hujah-hujahnya....." sahut @Kupak72273212.
Akun @FirmanHakim10_ meminta Fadjroel menjewer relawan yang memaksakan Jokowi tiga periode dengan bunyi aturan yang berlaku. "Pak @fadjroeL lebih bagus juga kasih arahan yang tegas kepada relawan yang ngusung tersebut. Jika terus dibiarkan, sama saja ada hasrat ingin melabrak ketentuan konstitusi UUD 45 Pasal 7 telah mengaturnya. Begitu pun UU Pemilu Pasal 169 huruf N. Kasihan ke Pak Jokowi," tulisnya, panjang lebar. "Ini pengkhianat, Pak," tambah @Lucky_Crab2806 menyindir Qodari Cs.
Baca juga : Demokrat Haqqul Yakin Itu Bukan Gagasan PDIP
Senada dengan Dedi, @TedyMoel1 mendesak Fadjroel agar menyampaikan ke Jokowi untuk berbicara lagi dengan tegas menolak wacana presiden tiga periode. "Daripada wacana ini semakin liar, apa tidak sebaiknya Pak Presiden meminta untuk menghentikan wacana ini kepada para pelempar isunya, atau mereka yang tetap memperjuangkan wacana ini?" sarannya. [UMM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.