Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
40 Persen Masyarakat Setuju Presiden 3 Periode
PDIP Tak Aji Mumpung
RM.id Rakyat Merdeka - Masyarakat yang setuju Presiden Jokowi tiga periode cukup banyak. Berdasarkan hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), jumlahnya mencapai 40,2 persen. Meski begitu, PDIP yang jadi penyokong utama Jokowi, tidak mau aji mumpung. Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah tegas menyatakan, partainya menolak wacana presiden tiga periode.
Survei SMRC ini dilakukan 21-28 Mei 2021 dengan wawancara langsung terhadap 1.072 orang responden berusia 17 tahun atau lebih. Margin of error survei plus minus 3,05 persen, dengan tingkat kepercayaan sebesar 96 persen.
Baca juga : Banyak Restoran Langgar Prokes, PHRI: Tindak Saja, Kami Dukung
Hasilnya, 52,9 persen tidak setuju Presiden Jokowi menjabat tiga periode. Namun, yang setuju juga lumayan banyak. "Yang bilang setuju Presiden Jokowi dipilih kembali sekitar 40,2 persen," ujar Direktur Komunikasi SMRC, Ade Armando, saat merilis dalam hasil surveinya secara daring, di Jakarta, kemarin.
Ade menjelaskan, awalnya, yang menolak jabatan presiden tiga periode lebih banyak. Namun, jumlahnya menyusut saat disodorkan nama Jokowi. “Awalnya, yang menolak itu 74 persen. Tapi berubah ketika nama Jokowi dimunculkan, jadi 52,9 persen," terangnya.
Baca juga : PDIP Tegas Tolak Jabatan Presiden Tiga Periode
Menurut Ade, dukungan terhadap gagasan Jokowi tiga periode cukup tinggi. "Angka sekitar 40 persen itu cukup tinggi ya," ujar dosen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia itu.
Namun, fakta ini tidak membuat PDIP tergiur untuk mendorong Jokowi lagi di Pilpres 2024. "Gagasan masa jabatan presiden ditambah tiga periode ini jelas jauh dari pandangan dan sikap politik baik kami di MPR maupun di PDI Perjuangan," tegas Basarah, menyikapi hasil survei SMRC ini.
Baca juga : Survei SMRC: 74 Persen Responden Minta Jabatan Presiden Tetap 2 Periode
Wakil Ketua MPR itu menekankan, PDIP tidak ingin konstitusi diubah hanya untuk kepentingan sekelompok orang. Terlebih, Jokowi sendiri telah menolak usulan presiden tiga periode. "Jadi, kalau subjeknya tidak mau dan kemudian kami di partai, di tempat Pak Jokowi bernaung, tidak menginginkan konstitusi kita hanya untuk kepentingan orang per orang," terangnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.