BREAKING NEWS
 

Libur Nataru 2022 Bisa Jadi Ancaman

Perketat Mobilitas Masyarakat Atau Kasus Covid-19 Meledak

Reporter : ALFIAN SIDIK
Editor : ABDUL SHOMAD
Jumat, 8 Oktober 2021 06:20 WIB
Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito. (Foto: Dok. covid19.go.id).

 Sebelumnya 
Netizen berharap, pemerintah tegas mengantisipasi penularan Covid-19 saat libur Nataru. Terutama dalam membatasi mobilitas masyarakat yang dipastikan akan tinggi menjelang, selama, dan setelah Nataru.

“Ketegasan pemerintah merupakan kunci dalam mengantisipasi mobilitas masyarakat selama Nataru. Kalau bisa, sekalian saja tutup mobilitas masyarakat selama libur Nataru,” ujar @superdin78.

Menurut @T10108828, usaha dan perjuangan melawan Covid-19 yang sudah dilakukan akan akan sia-sia kalau pemerintah kurang tegas membuat aturan larangan selama libur Nataru. Apalagi, warganya juga banyak yang ngeyel. “Tidak akan selesai pandemi ini tanpa ada kerja sama seluruh elemen,” ujar dia.

Akun @Risnatri3 menyambung. Dia meminta seluruh elemen masyarakat ikut bergotong-royong mensukseskan penanganan Covid-19 selama Nataru. Di antaranya dengan mengurangi mobilitas saat libur Nataru.

Baca juga : Lebih Baik Kita Waspada Daripada Nanti Menyesal

“Yuk, sama-sama kita cegah terjadinya gelombang ketiga Covid-19 dengan mengu­rangi mobilitas selama Natal dan Tahun Baru sebagaimana aturan yang dikeluarkan pemer­intah,” ajak @Hesticalista.

Akun @al_exraharjo meminta pemerin­tah membatasi dan memperketat mobilitas masyarakat dari sekarang. Dia bilang, men­jelang Nataru 2022, PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) jangan kendor.

“Makanya, dari sekarang harus sudah disiap­kan dan disosialisasikan pembatasan mobilitas masyarakat agar akhir tahun kasus tidak mel­onjak,” kata @jakarta48fansid.

Akun @khezarsiboro mengatakan, potensi terjadinya kerumunan orang saat libur Nataru sangat besar.

Baca juga : Bersyukur, Tingkat Kepatuhan Prokes Masyarakat Meningkat

“Saat ini saja, pelonggaran terjadi di mana-mana. Mobilitas masyarakat sudah tinggi. Bahkan, sudah banyak yang tidak disiplin prokes,” katanya.

“Jangan sampai deh ada lonjakan lagi setelah libur Natal dan Tahun Baru 2022. Mungkin harus lebih diperketat untuk yang mudik,” saran @chrysan_quineez.

Akun @Srimaha12250742 mengingatkan, tren peningkatan kasus Covid-19 seringkali terjadi pascalibur panjang. Baik libur Natal, Tahun Baru, atau Lebaran. Dia mengingatkan masyarakat tetap waspada dan mematuhi prokes.

“Coba deh kita belajar dari pengalaman, bagaimana naiknya kasus Covid-19, pascalibur Nataru tahun lalu. Intinya, pemerintah membuat aturan pembatasan aktivitas untuk keselamatan bersama guna menekan penularan. Jangan nekat mudik,” tutur @NayDonuts.

Baca juga : Ingat! Longgar Sedikit, Saja Covid Langsung Menyebar

Sementara, @jozzgandoz3 meyakini libur Nataru tidak akan memberi dampak signifikan terhadap kenaikan kasus Covid-19. Dia yakin, libur Nataru 2022 lebih bisa dikendalikan. [ASI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense