BREAKING NEWS
 

Warga Diimbau Gunakan Hak Pilih

Golput Bukan Solusi

Reporter : ROMDONY SETIAWAN
Editor : UJANG SUNDA
Jumat, 25 Januari 2019 14:07 WIB
Ketua DPR Bambang Soesatyo (depan) bersama para Koordinator Kecamatan dan Koordinator Desa Pemenangan Pemilu, di Rumah Aspirasi, Purbalingga, Jawa Tengah, Kamis (24/1). (Foto : Istimewa)

 Sebelumnya 
Untuk para celag, Bamsoet mengimbau mendekati masyarakat dengan bijaksana. Paparkan tentang sosok, program kerja, dan visi misi. Melalui dialog yang komunikatif, masyarakat akan semakin mengenal siapa calon yang dijagokan. “Sehingga mereka tidak jadi memilih golput, dan bisa berpartisipasi dalam Pemilu,” tutur politisi Partai Golkar ini. Dia juga mengajak semua pihak mengedepankan sopan santun dan etika ketika berkampanye. Dengan begitu, masyarakat bisa menaruh simpati dan empatinya, bukan malah menjadi antipati.

“Para caleg dan tim sukses, dari mulai tingkat desa sampai kabupaten, tidak boleh menjadi bagian dari orang-orang onar yang merusak semaraknya pesta demokrasi. Kita berkomitmen menyambut Pemilu 2019 dengan suka cita. Yang merekatkan rasa kebangsaan. Bukan menjadi anarki yang mencekam persaudaraan,” serunya.

Baca juga : Pilih 01 Putih Apa 02 Hitam?

Sebelum pelantikan Korcam dan Kordes, Bamsoet bertemu dengan para caleg DPRD Banjarnegara, di Banjarnegara, Jawa Tengah, Rabu malam. Dalam pertemuan itu, dia mengajak masyarakat ikut mencegah penyebaran hoaks dan ujaran kebencian. 

Menjelang pelaksanaan Pemilu 2019, penyebaran hoaks dan ujaran kebencian cenderung meningkat. “Berdasarkan data Kementerian Kominfo (Komunikasi dan Informatika), jelang Pemilu 2019, berita hoaks mengalami peningkatan setiap bulannya. Dari awal Januari 2019 hingga kini telah ada 10 hoaks yang beredar. Tujuh di antaranya terkait dengan Pileg dan Pilpres,” papar Bamsoet.

Baca juga : KPU Disidang DPR & DPD

Saluran utama penyebaran hoaks terbesar berasal dari media sosial, aplikasi chating, dan situsweb. Ada pun jenis hoaks yang banyak beredar terkait isu sosial politik dan SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan).  “Menjelang Pileg dan Pilpres, penyebaran hoaks di dunia maya banyak dilakukan pihak tertentu sebagai black campaign. Hal ini tentu tidak bisa terus dibiarkan,” tandasnya. [ONI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense