BREAKING NEWS
 

Bamsoet Dorong Pemerintah Fokus dan Percepat Realisasi Vaksin Corona

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Senin, 3 Agustus 2020 06:52 WIB
Ketua MPR Bambang Soesatyo (Foto: Dok. MPR)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua MPR Bambang Soesatyo mengingatkan Indonesia harus berupaya mandiri dalam memenuhi kebutuhan vaksin corona. Karena, diyakini Covid-19 akan eksis untuk jangka waktu yang lama. 

"Durasi flu spanyol bisa dijadikan patokan. Flu Spayol mulai mewabah Maret 1918, dan berlangsung hingga Juni 1920. Pada rentang waktu pandemi Covid-19 yang masih sulit dihitung itu, Indonesia harus berupaya menghindar dari ketergantungan akan kebutuhan vaksin Corona," ujar Bamsoet, sapaan akrab Bambang, di Bali, Minggu (2/8).   

Baca juga : Bamsoet Dorong Pelaku Usaha di Bali Digitalisasi Produk Dagangan

Karenanya, mantan Ketua DPR ini mendorong pemerintah fokus dalam mempercepat realisasi vaksin corona produk lokal. Pemerintah harus segera mengambil prakarsa berkomunikasi dan berkoordinasi dengan para akademisi dan peneliti. 

Adsense

“Sejauh yang saya amati sampai saat ini, sudah ada upaya dari sejumlah pihak di dalam negeri untuk menciptakan vaksin corona. Namun, upaya itu tidak mudah karena ada sejumlah tantangan. Saya mendorong pemerintah untuk segera hadir di dalam upaya itu, sekaligus membantu mengurai tantangan-tantangan itu,” kata Bamsoet.   

Baca juga : Ketua DPR : Insya Allah, Tahun Depan Ibadah Haji Bisa Dilaksanakan

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menuturkan, tantangan tersebut di antaranya meliputi kebutuhan biaya yang besar untuk riset dan pengembangan vaksin, upaya percepatan menghasilkan vaksin hingga tahap ketersediaannya di publik. Selain itu, tantangan lainnya menyangkut besarnya skala produksi vaksin. 

"Demi kepentingan 270 juta penduduk Indonesia, kehadiran dan keterlibatan pemerintah di dalam upaya yang sarat tantangan itu sangat relevan dan urgent. Dari komunikasi dan koordinasi dengan para akademisi serta peneliti, minimal akan ditemukan jalan keluar mengatasi tantangan-tantangan tersebut," tutur Bamsoet. 

Baca juga : Pulihkan Ekonomi, Jazilul Dorong Pemerintah Segera Buka Kembali Tempat Wisata

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini mendukung upaya inaktivasi virus yang sedang dilakukan sejumlah perusahaan Indonesia. Di antaranya, PT Bio Farma bekerja sama dengan Sinovac dari Tiongkok, PT Kalbe Farma dengan Genexine dari Korea Selatan, serta perusahaan swasta dengan Sinopharm dari Tiongkok.

"Indonesia tidak bisa hanya menunggu hasil riset dan pengembangan serta produksi vaksin Corona dari negara lain. Indonesia harus mandiri. Apalagi, Indonesia juga memiliki PT Bio Farma yang sudah berpengalaman membuat vaksin,” pungkas Bamsoet. [USU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense