BREAKING NEWS
 

Surat Suara 5 Lembar Dan Panjang Bikin Ribet

Partai Lama Diuntungkan Parpol Baru Tidak Dilirik

Reporter : EDY BURNAMA
Editor : ERWIN TAMSAL
Jumat, 12 April 2019 10:58 WIB
Specimen 5 surat yang dicoblos pemilih di TPS pada pemilu 17 April 2019. (Foto: Istimewa).

RM.id  Rakyat Merdeka - Panjang dan banyaknya surat suara membuat pemilih ribet. Rumitnya surat suara ini diprediksi menguntungkan partai politik lama. Partai politik baru tidak dilirik pemilih.Demikian pengamat politik dari Lingkar Madani (Lima), Ray Rangkuti di Jakarta, Kamis (11/4). 

Ray menjelaskan, surat suara berjumlah lima lembar dan memiliki panjang sekitar satu meter membuat pemilih cenderung mencari mudahnya saja. Yang dengan cara memilih partai sudah lama dikenal atau partai lawas.

Baca juga : Lawan Eks Petinggi Parpol, Cucu Pahlawan Tidak Ciut Nyali

Ray meyakini, tidak mungkin para pemilih berlama-lama di TPS hanya untuk memilih caleg. Jika berlama-lama, justru berpotensi membuat kegaduhan dan membuat antrean panjang di TPS. Dengan kerumitan surat suara itu, papar Ray, pemilih tentu tidak akan berlama-lama dalam TPS. Mereka ingin praktis. Mencari partai yang sudah mereka kenal. 

“Sebenarnya bukan karena partai-partai ini sudah lama, menurut saya mereka paling terkenal. Boleh jadi karena tingkat kerumitan di TPS sehingga orang cari mudahnya, ya memilih partai sudah lama dikenal gitu. Itu lah mengapa PDIP, Gerindra, PKB, Demokrat, dan PKS terlihat lebih unggul,” papar Ray.

Baca juga : Menteri LHK: Keuntungan Sekali Panen Rp 120 Jutaan

Selain faktor kerumitan di TPS yang menyebabkan para pemilih enggan terlalu serius untuk memilih caleg, adalah karena fokus pada pilpres.Ray meyakini, pemilih akan banyak memilih partai ketimbang caleg. 

“Pertama, orang fokusnya di pilpres, pilpres udah selesai, nggak terlalu peduli lagi pada pilegnya. Kalau mereka mau ke pilegnya agak sulit tuh, empat surat suara. Rata-rata kan panjang surat suara pileg satu meter, membukanya susah, melipatnya susah. 

Adsense

Baca juga : Kampanye di Depok, Jokowi Banjir Keringat

Menurut saya, pemilih itu memilih partainya, bukan calegnya. Terlalu rumit kalau mereka nyari-nyari sampai ke caleg. Mungkin mereka akan diteriakin sama pemilih lain, cepatin dong dan sebagainya,” jelasnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense