Sebelumnya
Lalu, apa tanggapan Gibran soal hasil survei tersebut? Gibran memilih tetap merendah. Gibran tidak percaya dengan hasil survei tersebut. Bahkan, dia bilang, mungkin hasil surveinya salah.
“Ya nggak mungkinlah ya, salah mungkin. Salah surveinya,” ujar Gibran, di Solo, Jawa Tengah, kemarin.
Gibran pun berseloroh. Kata dia, mana ada yang mau memilih dirinya. Makanya, dia mengusulkan, hasil survei itu segera direvisi. “Saya bukan siapa-siapa. Salah mungkin surveinya, dikoreksi dulu aja,” tambahnya.
Baca juga : Soal Cawapres U-35, Ketua MK Nggak Janji Kapan Bisa Diputuskan
Gibran mengakui, selama ini tidak pernah berbuat apa-apa, sehingga tidak memungkinkan namanya berada di urutan paling atas. Ia juga mengaku tidak pernah memantau hasil-hasil survei yang selama ini keluar.
“Nggak mungkin tinggi, saya nggak pernah ngapa-ngapain dan nggak pernah kampanye, nggak mungkin tinggi. Sangat aneh, nggak ngapa-ngapain, tapi tinggi,” jelas politisi PDIP itu.
Sebelumnya, Gibran juga mengaku belum pantas maju jadi Cawapres. “Umurnya nggak cukup, aturannya nggak bisa, umur nggak cukup,” cetus Gibran di Semarang, Jawa Tengah, Senin (14/8).
Baca juga : Wapres Minta Capres Dan Cawapres Maksimalkan Pemilih Muda Di 2024
Selain itu, Gibran menegaskan, saat ini masih fokus memimpin Solo. Sebagai kader PDIP, dirinya aktif memenangkan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang diusung menjadi Capres 2024. “Sudah tiap minggu kita bikin acara terus,” tukas Gibran.
Lalu apa tanggapan PDIP? Banteng menyadari memang adanya dorongan anak muda tampil dalam politik. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, pihaknya siap menggembleng anak muda untuk berproses menjadi pemimpin yang memiliki mental kuat.
“Supaya seperti Pak Jokowi. Pemimpin itu muncul dari daerah, dari wali kota menjadi gubernur, dari gubernur kemudian didorong di tingkat nasional, apabila rakyat menghendaki,” ujar Hasto di Bogor, kemarin.
Baca juga : Yusril Sarankan Prabowo Pilih Cawapres Pendongkrak Kemenangan
Sedangkan, politisi Partai Gerindra, Dahnil Anzar Simanjuntak memuji sikap Gibran yang merendah meski punya elektabilitas tinggi untuk berlaga di Pilpres 2024.
“Sikap yang elegan. Dipuji tak meninggi. Dicaci tak rendah diri. Itu standar moral pemimpin yang baik,” sebut Dahnil, kemarin.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Rabu 16/8/2023 dengan judul Soal Cawapres, Gibran Tak Lelah Merendah
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.