Sebelumnya
Padahal, bisa jadi, itu hanya kesenjangan persepsi atau perception gap akibat pertarungan (elit) politik. Kesenjangan akibat atmosfer yang dibuat, atau karena kepentingan politik elektoral. Hanya persepsi semu terhadap “lawan” yang juga sama-sama berstatus sebagai rakyat.
Sesungguhnya, bangsa ini memiliki banyak kesamaan. Bangsa ini bisa menghindari paparan polarisasi yang kian berbahaya. Rakyat jangan mau dimanipulasi dan terpecah belah akibat pertarungan (elit) politik.
Baca juga : Permak Budaya Lewat Bola
Kesamaan-kesamaan kecil bisa menyatukan. Misalnya, sama-sama memiliki hobi motor antik, hobi memelihara burung, kembang, hobi kulineran atau koleksi batik. Banyak yang bisa menyatukan. Bukan melulu perbedaan sikap politik atau pilihan capres.
Kalau rakyat terlalu dini dan terlalu dalam memupuk kecintaan dan kebencian terhadap para kandidat, besok lusa cinta dan benci itu bisa distel ulang oleh para elit politik lewat acara makan nasi goreng bareng, sambil haha-hihi.
Baca juga : Kanjuruhan, Wajah Kita
Sebagai rakyat, perlu memikirkan bagaimana menyediakan beras dan nasi goreng tersedia di dapur masing-masing. Bagaimana meyiasati supaya bensin kendaraan tak cepat habis. Bagaimana membayar beberapa cicilan. Dan sebagainya.
Bagi rakyat, urusan perut dan segala cicilan itu, tak bisa ditunda. Sementara pilihan politik, yang bisa distel dan dipasang-pasangkan para elit politik itu, bisa berubah dalam sekejap. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.