BREAKING NEWS
 

Monumen Dan Tagar TASSN

Reporter & Editor :
SUPRATMAN
Kamis, 13 Oktober 2022 06:10 WIB
SUPRATMAN

RM.id  Rakyat Merdeka - Perlukah membangun tugu atau monumen untuk mengingat para korban Tragedi Kanjuruhan? Perlu.

Kita membicarakan monumen, karena kemarin, 12 Oktober, bertepatan dengan 20 tahun Tragedi Bom Bali 1. Tragedi yang menelan korban 202 orang itu, meledak pada 12 Oktober 2002.

Karena bangsa ini masih berkabung atas Tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, kenapa tidak dibuatkan tugu atau monumen? Paling tidak, dibuat di Stadion Kanjuruhan atau stadion-stadion lain di Malang dan di Jawa Timur. Kalau perlu, di seluruh stadion di Indonesia.

Baca juga : 2024, Mengurangi Senjang Persepsi

Tugu atau monumen tersebut diletakkan di tempat yang mudah dijangkau penonton. Bentuknya bisa apa saja. Bisa juga disertakan 131 nama korban tragedi kelam 1 Oktober 2022.

Tugu ini semata-mata sebagai pengingat bahwa sepakbola adalah pertandingan yang menghibur, bukan aksi saling serang secara fisik. Bukan olahraga mematikan yang harus merenggut nyawa anak manusia.

Monumen ini bisa menjadi pengingat bahwa korban nyawa dalam sepakbola harus segera dihentikan. Apalagi, sebelum Tragedi Kanjuruhan sudah sangat banyak korban berjatuhan.

Baca juga : Permak Budaya Lewat Bola

Para korban itu ada yang terhimpit penonton, terinjak-injak, dikeroyok suporter lawan, jatuh dari kereta api, dilempar batu saat berada dalam kereta api ketika pulang menonton, dilindas bus serta ditusuk senjata tajam. Banyak lagi penyebab lainnya.

Adsense

Sungguh menyedihkan kalau sepakbola harus menelan korban nyawa manusia, di negeri yang sangat mencintai sepakbola ini. Tragedi ini harus segera dihentikan. Segera.

Dengan dibuatnya Monumen Tragedi Kanjuruhan bisa menjadi pengingat bagi siapa pun. Tanpa kecuali. Yang di dalam lapangan, di stadion, maupun di luar stadion. Semua stakeholder sepakbola. Termasuk pengamanan dan para pengurus federasi.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense