BREAKING NEWS
 

Monumen Dan Tagar TASSN

Reporter & Editor :
SUPRATMAN
Kamis, 13 Oktober 2022 06:10 WIB
SUPRATMAN

 Sebelumnya 
Monumen tersebut bisa menjadi pengingat bahwa pertandingan penuh persaingan hanya berlangsung selama 90 menit di lapangan. Setelah wasit meniup peluit panjang, selesai. Bubar. Tak ada kericuhan apalagi kalau harus menelan korban jiwa.

Kalau pun tim kesayangannya kalah, bisa dibalas dengan kerja keras lagi. Berjuang lagi, didukung terus, untuk meraih kemenangan lagi. Karena, kekalahan bisa diganti kemenangan di lain waktu, sedangkan nyawa tak bisa diganti. Sekali hilang, selesai.

Baca juga : 2024, Mengurangi Senjang Persepsi

Indonesia punya beberapa tugu monumental untuk mengenang para korban. Salah satunya, Monumen Panca Benua di Kuta, Bali.

Di kalangan wisatawan, monumen peringatan Tragedi Bom Bali 1 ini dikenal sebagai Monumen Ground Zero Bali. Di monumen ini tertulis 202 nama korban yang berasal dari 22 negara.

Baca juga : Permak Budaya Lewat Bola

Di dunia sepakbola mestinya ada monumen atau tugu pengingat bahwa Tidak Ada Sepakbola Seharga Nyawa (TASSN). Kalimat yang sangat menyentuh dan mengena ini bisa juga menjadi semacam gerakan pengingat. Misalnya, lewat tagar #TASSN.

Karena, sekali lagi, memang tidak ada sepakbola seharga nyawa. Prinsip ini harus diingat, dihayati dan dilaksanakan semua stakeholder sepakbola. Tanpa kecuali.

Baca juga : Kanjuruhan, Wajah Kita

Salah satu upaya pengingatnya, itu tadi: pertama, dibuatkan monumen. Kedua, gerakan tagar #TASSN. Tentu saja dengan ketegasan menegakkan regulasi serta kesadaran semua pihak. Tanpa kecuali. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense